Biksu Myanmar Sebenarnya Tak Usah Demo, Tapi Seruan Moral

Biksu Myanmar Sebenarnya Tak Usah Demo, Tapi Seruan Moral

- detikNews
Senin, 01 Okt 2007 14:36 WIB
Jakarta - Gonjang-ganjing di Myanmar belum berakhir. Biksu, wartawan dan masyarakat menjadi korban kekerasan junta militer Myanmar. Namun perwakilan agama Budha di Indonesia menyayangkan aksi turun ke jalan yang dilakukan biksu di Myanmar."Dengan alasan apa pun, sebenarnya mereka tidak usah turun langsung untuk berdemonstrasi. Harusnya mereka lebih mengedepankan tindakan-tindakan yang bersifat seruan moral," kata Biksu Agung Paramitha di Kantor Center for Dialogue and Coorporation Among Civilizations di Jl Kemiri, Jakarta Pusat, Senin (1/10/2007).Biksu Agung Paramitha yang juga perwakilan Walubi, meminta kepada junta Myanmar, umat Budha, dan masyarakat untuk menahan diri dan mengembalikan stabilitas keamanan Myanmar. Caranya dengan mengedepankan dialog yang simpatik dan efektif.Sementara itu, Komite Indonesia Agama untuk Perdamaian mengeluarkan seruan keprihatinan. Bahkan mereka menyatakan belasungkawa dan kesedihan mendalam atas jatuhnya korban akibat tindak kekerasan."Kami menyerukan agar para penguasa Myanmar segala menghentikan segala bentuk kekerasan dan membebaskan semua tahanan, serta memulai sebuah dialog damai dengan kelompok agama dan pihak opsisi," ujar juru bicara Komite Indonesia Agama untuk Perdamaian, Teo Bela. (mly/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads