PDIP Nilai Ambang Batas Parlemen Berat untuk Turun, Prediksi di Atas 5%

PDIP Nilai Ambang Batas Parlemen Berat untuk Turun, Prediksi di Atas 5%

Adrial akbar - detikNews
Kamis, 19 Feb 2026 19:40 WIB
Aria Bima
Aria Bima (Dwi/detikcom)
Jakarta -

Politikus PDIP Aria Bima menyebut ambang batas parlemen (parliamentary threshold) fraksi di DPR RI berat jika diturunkan. Dia memperkirakan angkanya akan berada di atas 5 persen.

"Jadi saya kira kalau mau diturunkan lagi dengan 13 komisi nampaknya terlalu berat," kata Aria Bima di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/2/2026).

"Yang 4 (persen) saja sudah mengkos-mengkos, apalagi 3 gitu ya. Saya kira kurang lebih pasti di atas 5 (persen)-lah ya," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wakil Ketua Komisi II DPR itu juga menyinggung komposisi fraksi yang ada saat ini, mulai dari yang terkecil hingga yang terbesar. Menurutnya, saat ini fraksi-fraksi yang ada berada di kisaran di atas 6 persen.

"Sekarang ini kan sudah hampir sekitar di atas 6 semua ya, yang sekarang ini existing ada. Baik itu yang terkecil yaitu Demokrat sampai yang terbesar di PDI, range-nya itu antara 20 dan di atas 6 mungkin," ucapnya.

Di sisi lain, Aria menekankan aspek representatif tidak hanya dihitung secara kuantitatif, tetapi juga kualitatif. Anggota DPR disebut mewakili daerah pemilihan dan rakyat Indonesia, bukan semata partai.

"Ini yang menurut saya hal yang representatif tentunya dihitung juga secara kualitatif, jangan hanya secara kuantitatif. Itu kurang lebih pertimbangan dari PDI tentang jumlah dari threshold-nya, dihitung dari fungsi alat kelengkapan ini minimal berapa gitu ya," sebutnya.

Simak juga Video: Ahmad Doli Bicara Wajah Ideal Parlemen Indonesia

(ial/dek)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini