Bang Yos Harus Keliling Indonesia Sebelum Deklarasi Politik

Bang Yos Harus Keliling Indonesia Sebelum Deklarasi Politik

- detikNews
Senin, 01 Okt 2007 10:19 WIB
Jakarta - Peluang Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso maju dalam Pilpres 2009 kecil. Sutiyoso tidak setenar SBY dan Megawati. Sutiyoso pun harus keliling Indonesia sebelum menggelar deklarasi politik."Sutiyoso harus sosialisasi sebanyak mungkin kepada seluruh elemen masyarakat Indonesia," ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari saat berbincang-bincang dengan detikcom, Senin (1/10/2007).Menurut Qodari, dengan mengunjungi daerah-daerah di Indonesia, sekalian menjajaki dukungan masyarakat. Dengan begitu, imbuh Qodari, akan terlihat dukungan masyarakat.Dijelaskan dia, kalau dukungan masyarakat tinggi, Sutiyoso siap maju menjadi presiden. Namun kalau dukungan sedang-sedang saja, Sutiyoso lebih baik mencalonkan diri menjadi wapres. Sedangkan bila dukungan kecil, Sutiyoso lebih baik menjadi 'king maker'.Ditambahkan Qodari, selain dukungan masyarakat yang kecil, langkah Sutiyoso maju menjadi presiden pun terjegal kecilnya dukungan parpol. Meski Sutiyoso telah ditawari PAN, masih banyak capres lainnya yang akan ditawari karena berpeluang lebih besar."Seperti Sri Sultan, Wiranto dan Fadel Muhammad," kata Qodari.Qodari memaparkan, untuk parpol besar, tidak akan mendukung Sutiyoso, sebab mereka sudah mempunyai jagoannya masing-masing.Seperti PDIP yang jelas sudah mendukung Megawati. Partai Demokrat yang mendukung SBY. PPP yang mendukung Suryadharma Ali dan Bachtiar Chamsyah. PKB yang mendukung Gus Dur. Golkar yang mendukung Jusuf Kalla, Agung Laksono dan Surya Paloh, serta PAN yang menjagokan Amien Rais dan Soetrisno Bachir."Sebaiknya Sutiyoso melakukan pendekatan kepada parpol-parpol, namun waktunya mendekati pemilu, sebab mahar politik akan mahal," beber Qodari.Untuk itu, Qodari menyarankan Sutiyoso agar deklarasi politik di-delay hingga dekat-dekat hari pemilu."Kalau deklarasi digelar sekarang, maka ruang gerak masyarakat yang memilih Sutiyoso akan terbatas," pungkas Qodari. (nik/sss)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait