Acara Baca Puisi Gubernur Riau Kacau Balau Diganggu Hujan

Acara Baca Puisi Gubernur Riau Kacau Balau Diganggu Hujan

- detikNews
Senin, 01 Okt 2007 01:23 WIB
Pekanbaru - Sedia payung sebelum hijau, pepatah ini sepertinya tidak diingat oleh panitia acara 'Puisi Langit di Atas Langit'. Akibatnya acara yang juga dihadiri Gubernur Riau Rusli Zaenal ini menjadi kacau balau alias amburadul.Pantauan detikcom, Minggu (30/9/2007), panggung terbuka yang disediakan di Kompleks Purna MTQ, Jl Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Riau, menjadi sia-sia. Ratusan api obor seketika padam disapu guyuran air hujan yang turun tiba-tiba tanpa permisi.Tindakan darurat pemindahan tempat pun diambil panitia yang berasal dari Dewan Kesenian Riau (DKR). Pilihan tempat jatuh di pintu gerbang kompleks yang mempunyai atap.Alhasil dari sinilah kekacauan bermula sebab di pintu gerbang tiap malamnya selalu dipenuhi oleh para penjaja makanan seperti bakso, jagung bakar, sate, dan minuman hangat. Bahkan panggung acara hanya berjarak 8 meter dari penjual jagung bakar.Sebelum acara dimulai tamu disuguhi makanan dan minuman dari penjual makanan di sekitar. Gubernur Rusli Zaenal tampak disuguhi makanan sate sapi dan minuman teh botol.Selain tempat berjualan, pintu gerbang juga digunakan pejalan kaki maupun pengendara motor. Oleh karena itu para tamu acara harus rela berbagi tempat dengan mereka yang basah karena hujan.Namanya darurat, gangguan pun tidak berhenti sampai di sana. Seperti pada saat mobil polisi lewat dengan sirinenya yang mengaung, sastrawan terpaksa berhenti sejenak membacakan puisinya.Bahkan saat Gubernur Rusli Zaenal beraksi membacakan puisi, gangguan tidak berhenti muncul. Bruk... Bak..Buk.. Dari arah jalan raya terjadi kecelakaan motor ditabrak sebuah mobil. Akhirnya Rusli menghentikan pembacaan puisinya karena penonton dan tamunya sibuk menolong pengendara yang celaka itu. Walah. (gah/gah)


Berita Terkait