SBY Didesak Galang Kekuatan Internasional Menghukum Myanmar
Minggu, 30 Sep 2007 17:26 WIB
Jakarta - Presiden SBY didesak menginstruksikan semua diplomat Indonesia di luar negeri untuk menggalang kekuatan menekan Myanmar. Hal ini penting untuk menunjukkan peran Indonesia sebagai negara ASEAN terbesar dan paling maju demokrasinya."Presiden harus instruksikan seluruh diplomat Indonesia yang ada di seluruh dunia untuk menggalang demokrasi. Itu penting kepemimpinan Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar," kata anggota Komisi I DPR dari FPG Yuddy Chrisnandi pada detikcom, Minggu (30/9/2007).Menurut Yuddy, Indonesia tidak perlu segan untuk mengecam segala tindakan junta militer Myanmar. Tindakan junta militer sudah diluar batas kemanusiaan, gerakan moral dihadapi dengan senjata."Yang terjadi di Myanmar adalah tragedi kemanusian. Masak gerakan moral dan aksi damai dihadapi aksi bersenjata," tambahnya.'Menhan' dalam kabinet bayangan ini juga menyerukan PBB untuk memberikan sanksi tegas pada Myanmar jika tidak mengembalikan demokrasi pada rakyat Myanmar."Langkah PBB harus beri sanksi ekonomi dan kerjasama lainnya. Kalau perlu bantuan apapun dibekukan saja sebagai bentuk untuk menunjukkan kemarahan dunia. Jangan hanya keras pada negara-negara Islam seperti Iran saja," pungkasnya.
(yid/aba)











































