Bocah 9 Tahun Disodomi Lalu Digorok Lehernya
Sabtu, 29 Sep 2007 15:33 WIB
Pekanbaru - Malang nian nasib Dewa. Bocah laki-laki 9 tahun ini disodomi, kemudian lehernya digorok, lalu ditusuk hingga tewas mengenaskan.Dewa ditemukan warga sekitar dengan posisi tergeletak kaku di bagian belakang gedung kompleks Badar Serai, Jl Sudirman, Pekanbaru, Riau, Sabtu (29/9/2007). Kompleks itu dulunya bekas arena MTQ Nasional pada zaman Orba.Saat warga menemukan Dewa, darah segar Dewa masih mengucur deras dari lehernya. Warga mengetahui hal itu pada pukul 03.00 WIB.Menurut saksi mata, Sulaeman (45), penjaga gedung kompleks itu, dirinya mencium ada pembunuhan itu saat mencurigai 3 ekor anjing yang berada di kompleks terus menggonggong sejak pukul 02.00 WIB.Awalnya Sulaeman tidak curiga terhadap peristiwa sadis itu, namun karena gonggongan anjing semakin menyalak keras hingga pukul 03.00 WIB, akhirnya Sulaeman mengajak warga untuk melihat ke mana anjing melangkah."Anjing ini seolah memberi tahu kami agar mengikutinya ke arah gedung bagian belakang. Saat itulah kami mengetahui ada orang tergeletak di sisi tangga dalam gedung," ujar Sulaeman.Warga langsung memberitahukan keluarga Dewa. Ternyata ibu Dewa sudah mencari Dewa yang hilang sejak pukul 24.00 WIB.Mengetahui hal itu, akhirnya warga menelepon pihak kepolisian. Kemudian polisi tiba di lokasi pukul 03.30 WIB.Lalu setelah polisi melakukan olah TKP selama 10 menit, jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau di Jl Kartini, Pekanbaru.Saat divisum, diketahui di leher Dewa bagian kiri terdapat bekas gorokan sepanjang 10-12 centimeter."Tidak hanya sekadar menyayat, namun dilihat dari kondisinya, lehernya juga ditusuk oleh benda tajam," kata Kapolsek Bukit Raya AKP Jhon Wesli saat dihubungi detikcom.Menurut Jhon, dari hasil pemeriksaan menyimpulkan bahwa berdasarkan olah TKP dan hasil visum, Dewa juga menjadi korban sodomi sebelum dibunuh.Dari inidikasi adanya bekas sodomi inilah maka polisi langsung melakukan pelacakan di kompleks Badar Serai pada pukul 04.00 WIB.Kemudian pada pukul 06.00 WIB, polisi langsung membekuk tersangka bernama Eka (20) yang berprofesi sebagai pengamen di daerah tersebut.Jasad Dewa pun saat ini sudah dibawa ke rumahnya di sekitar komplek itu sekitar pukul 05.00 WIB. Ibu dan bapak Dewa yang merupakan penjual jagung di gedung kompleks itu, masih syok melihat kondisi anaknya yang tewas mengenaskan.
(nik/sss)











































