Golkar Diminta Sosialisasikan Tokoh yang Layak Jadi Capres

Golkar Diminta Sosialisasikan Tokoh yang Layak Jadi Capres

- detikNews
Jumat, 28 Sep 2007 20:44 WIB
Jakarta - Rencana penghapusan konvensi sebagai cara untuk menentukan capres 2009 dari Partai Golkar menuai kritikan. Seharusnya Partai Golkar tetap mensosialisasikan calonnya kepada publik. "Saya hanya menyuarakan suara dari daerah-daerah. Banyak yang layak untuk dicalonkan. Persoalan 6 bulan atau 2 bulan menjelang pilpres diumumkan itu urusan lain," kata Wasekjen DPP Golkar Ahmadi Nur Supit dalam diskusi di pressroom DPR RI Senayan Jakarta Jumat (28/9/2007).Ahmadi menyebutkan ada sejumlah tokoh yang layak dicalonkan, seperti Jusuf Kalla, Surya Paloh, Aburizal Bakrie, dan Sultan Hamengkubuwono. "Semua tokoh-tokoh ini harus disosialisasikan," ujarnya.Pengamat Politik Eep Saefullah Fatah menilai Partai Golkar akan mengalami penurunan citra jika menghapuskan konvensi. Alasannya selama ini Golkar dinilai cukup maju dalam penentuan capres pada pilpres 2004 dengan mengunakan jalur konvensi karena mengakomodir suara daerah. "Konvensi dalam penentuan capres 2009 tetap diperlukan. Dengan cara inilah citra Golkar demokratis akan tetap terjaga. Kalau langsung diputuskan JK sebagai capres bagaimana dengan tokoh-tokoh lain yang juga punya kans sebagai capres atau cawapres," terang Eep Saefullah.Sementara itu, Wakil Ketua FPG Ferry Mursyidan Baldan menegaskan partainya tetap akan mengakomdir suara publik dan daerah dalam penentuan capres dan cawapres pada pemilu 2009. Namun caranya seperti apa, Ketua Pansus RUU Pemilu ini meminta publik sabar menunggu sampai digelar rakernas Partai Golkar yang rencananya digelar November mendatang. "Yang pasti mekanisme penentuan capres dari Golkar demokratis. Apakah dengan rapimnas, rapimnassus maupun konvensi. Tapi itu dilakukan setelah pemilihan legislatif. Jadi kita tahu betul kekuatan kita," pungkas Ferry. (yid/ary)


Berita Terkait