Dug... Dug... Dug... Malam Takbiran Diimbau Dihabiskan di Masjid

Dug... Dug... Dug... Malam Takbiran Diimbau Dihabiskan di Masjid

- detikNews
Jumat, 28 Sep 2007 14:14 WIB
Jakarta - Sudah menjadi kebiasaan umat muslim akan menghabiskan malam takbiran dengan memukul beduk sambil konvoi di jalanan. Namun diimbau masyarakat menghabiskan malam takbiran di masjid atau musala.Imbauan ini dikeluarkan Polda Metro Jaya untuk mengantisipasi berbagai kerawanan yang mungkin timbul. "Langkah ini untuk keamanan masyarakat juga," kata Wakil Direktur Lantas Polda AKBP Firman Shantyabudi di Mapolda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (28/9/2007).Namun bukan berarti warga tidak boleh takbiran di jalan. Bagi yang ingin merayakan habisnya bulan Ramadan sambil keliling-keliling dengan kendaraan, Firman meminta mereka tetap mematuhi peraturan lalu lintas. Semisal tidak menggunakan bak terbuka atau naik di atas mobil."Kita akan meminta anggota polsek dan pospol untuk menegur masyarakat sebelum mereka berangkat," ujar Firman yang juga meminta pengendara sepeda motor untuk mengenakan helm.Pada malam takbiran nanti, polda akan mengerahkan 1.369 personel untuk mengamankan malam takbiran. Mereka akan disebar ke beberapa lokasi seperti jalan protokol sebanyak 305 personel. Jalan arteri dan jalan-jalan di luar jalan protokol 752 personel.Tempat-tempat yang biasa menjadi tempat warga Jakarta berkumpul juga akan dijaga ketat. Misalnya Monas akan dijaga 112 personel kepolisian, DPR 48 personel, Gelora Bung Karno 46 personel, dan sekitar masjid 106 personel.Untuk pengamanan selama masa Lebaran akan digelar Operasi Ketupat yang akan dimulai pada 6-21 Oktober 2007. Jumlah kekuatan yang akan dilibatkan mencapai 3.384 personel yang akan bertugas untuk memberi keamanan pada masyarakat menjelang dan selama Idul Fitri. (ana/sss)


Berita Terkait