Remaja Asal Sukabumi Terjebak di Stasiun Paledang, Polisi Bantu Pulangkan

Remaja Asal Sukabumi Terjebak di Stasiun Paledang, Polisi Bantu Pulangkan

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Sabtu, 14 Feb 2026 09:11 WIB
Seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun asal Cisaat, Sukabumi, terjebak di Stasiun Paledang, Kota Bogor, Jawa Barat.
Seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun asal Cisaat, Sukabumi, terjebak di Stasiun Paledang, Kota Bogor, Jawa Barat. (Foto: Dok. istimewa)
Bogor -

Seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun asal Cisaat, Sukabumi, terjebak di Stasiun Paledang, Kota Bogor, Jawa Barat. Pihak kepolisian kemudian membantu mengantarnya pulang.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (12/2) pukul 22.30 WIB. Pihak kepolisian menerima laporan tersebut dan langsung melakukan pengecekan ke lokasi.

"Piket Quick Response (QR) Polsek Bogor Tengah Polresta Bogor Kota menindaklanjuti laporan yang masuk melalui call center Polri 110 terkait seorang anak laki-laki yang terjebak di Stasiun Paledang," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Rio Wahyu Anggoro, Sabtu (14/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Malam itu, remaja tersebut hendak pulang ke rumahnya. Namun tidak memiliki saldo untuk membeli tiket, sehingga hanya berdiam diri di dalam stasiun.

"Berdasarkan laporan tersebut, diketahui tidak dapat pulang ke Cisaat, Sukabumi, karena tidak memiliki saldo atau biaya untuk membeli tiket kereta," ungkapnya.

Pihak kepolisian kemudian segera menghampiri remaja tersebut dan memastikan kondisinya. Kemudian tiket kereta dibelikan agar remaja tersebut bisa kembali ke rumahnya.

"Petugas kemudian membantu dengan membelikan tiket kereta tujuan Cisaat, Sukabumi, agar yang bersangkutan dapat kembali ke rumah dengan aman," ujarnya.

Rio mengimbau kepada masyarakat, apabila mengalami kejadian serupa yang membutuhkan bantuan, bisa menghubungi call center Polri di 110. Masyarakat juga bisa datang ke kantor polisi terdekat.

"Polresta Bogor kota akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat," ujarnya.

Lihat juga Video '2 Remaja di Bali Terpapar Radikalisme Neo Nazi-White Supremacy':

(rdh/eva)


Berita Terkait