Sniper Ditebar untuk Amankan Mudik Lebaran di Riau
Kamis, 27 Sep 2007 17:25 WIB
Pekanbaru - Bagi masyarakat yang ingin mudik lewat jalur darat dari Pekanbaru menuju Taluk Kuatan yang selanjutnya ke Sumatera Barat, agaknya bakal sedikit aman. Selama ini jalur tengah ini dikenal paling rawan tindak criminal seperti perampokan.Hal itu dimungkinkan karena jalan menuju perbatasan ke Sumbar yang sepi serta berkelok-kelok. Kondisi yang berkelok dan sepi inilah sering dimanfaatkan aksi perampokan bersenjata. Tapi sekarang tak usah khawatir, di lokasi yang rawan itu kini telah ditempatkan sniper.Penempatan sniper juga dilakukan di jalan Lintas Timur dari Pekanbaru menghubungkan Medan, Sumatera Utara. Jalan lintas ini juga dikenal rawan akan aksi perampokan bersenjata api. Untuk mengamankan arus mudik kali ini, Polda Riau juga menempatkan sniper di titik-titik tertentu yang dianggap paling rawan. Bila ada yang berani macam-macam, maka sniper ini akan menembak di tempat."Sniper ini sudah kita tempatkan sampai malam lebaran dan sampai puncak arus balik. Ini guna mengamankan jalannya lebaran. Kalau ada yang berani macam-macam, sikat di tempat ," kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Zulkifli kepada detikcom, Kamis (27/09/2007) di ruang kerjanya Mapolda Riau, Jl Sudirman, Pekanbaru.Zulkifli menjelaskan, Polda Riau telah menerjunkan 60 personil sniper di tempat rawan kriminal. Mereka terdiri dari ahli penembak jitu Brimob Polda Riau serta dibantu sniper Detasemen Khusus (Densus) 88."Pengaman ini kita lakukan agar lebaran kali ini kita benar-benar memberikan rasa aman bagi masyarakat. Dengan demikian, warga tidak perlu cemas akan aksi perampokan bersenjata api di kawasan wilayah hukum Riau," tambah Zulkifli.
(cha/lom)











































