Komplotan Pencuri Mobil Penasihat KPK Diciduk, 2 Tewas
Kamis, 27 Sep 2007 16:15 WIB
Jakarta - Dorr..Dorr..!! Timah panas menembus kepala Marsono dan dada Hermanto. Keduanya merupakan 2 dari 4 komplotan pencuri 3 mobil penasihat KPK Suryohadi pada 11 September 2007.Komplotan spesialis kendaraan bermotor (ranmor) ini diciduk pada 25 September 2007 dengan pertama kali menangkap Hermanto alias Sarman di Jl Daan Mogot, Jakarta Barat."Dari penangkapan tersebut, Hermanto mengaku sering melakukan pencurian dengan Marsono alias Klowor yang tinggal di daerah Kapuk, Jakarta Utara. Kita pun kemudian mengejarnya," kata Kasat Jatanras Polda Metro Jaya AKBP M Fadil Imran di Polda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Kamis (27/9/2007).Setelah keduanya tertangkap, lanjut Fadil, tersangka pun bertambah. Polisi lalu membekuk lagi Abu, Dower, Kurdi dan Narji.Marsono dan Hermanto berusaha melarikan diri. Tembakan peringatan pun dikeluarkan. Tapi keduanya tetap lari. Peluru panas akhirnya menembus kaki kiri keduanya."Tapi mereka masih lari juga. Mau tidak mau kita keluarkan peluru mematikan," katanya.Fadil mengatakan, komplotan ini sudah 32 kali beraksi. Dalam aksinya mereka tidak segan-segan melukai korbannya. Dalam penangkapan komplotan pencuri ini, polisi menyita barang bukti berupa 2 pucuk senjata api jenis revolver, 12 butir peluru 38, obeng, linggis dan 4 motor."Kita menemukan 1 unit Toyota Camry dan 1 unit Nissan X-Trail," ungkapnya.Perampokan penasihat KPK terjadi pada pukul 05.00 WIB di rumahnya perumahan Kedoya Baru, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Komplotan ini telah mencuri 1 mobil Toyota Avanza hitam dan 2 mobil Honda City. Terkait:3 Mobil Digondol Maling di Kedoya Baru
(ziz/sss)











































