Kasus Irawady, Fraksi DPR Perketat Seleksi Calon Pejabat
Kamis, 27 Sep 2007 16:06 WIB
Jakarta -
Tidak hanya anggota DPR saja yang miris dengan kasus suap anggota Komisi Yudisial (KY) Irawady Joenoes, fraksi di DPR juga ikut prihatin.Pimpinan beberapa fraksi meminta proses seleksi calon pejabat negara diperketat, lebih berhati-hati dan profesional."Ini akan semakin menambah ketidakpercayaan masyarakat kepada para pejabat negara. Padahal sudah kita seleksi. Agar tidak terulang ke depan, seleksi diharap lebih ketat," kata Ketua FPAN Zulkifli Hasan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (27/9/2007).Zul berharap kasus ini diusut tuntas karena selain bisa memberi efek jera, juga bisa menghabisi praktik kotor tersebut."Kalau tidak dituntaskan, orang akan berpikir untuk melakukan hal yang sama karena tidak ada sanksi. Dari sekarang harus dimulai ketegasan itu," katanya.Ketua Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi (FBPD) Jamaludin Karim juga sependapat. Dia menilai kejadian tersebut mencoreng muka aparat penegak hukum dan para pejabat tinggi negara.Karenanya, kejadian tersebut harus dijadikan evaluasi semua pihak, baik aparat maupun pejabat yang ada di DPR."Persoalan duit itu memang sangat menggoda. Kalau tidak hati-hati, siapa pun bisa kena. Karenanya harus jadi pelajaran," tegas dia.Politisi Partai Bulan Bintang ini meminta kepada Komisi III DPR untuk lebih memperketat pengawasan terhadap mitra kerjanya, selain pemberian sanksi tegas kepada pejabat yang dianggap melanggar.
(umi/sss)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































