Mahasiswa dengan Mulut Diplester Lakban Demo Komnas HAM
Kamis, 27 Sep 2007 15:23 WIB
Jakarta - Janji-janji Ketua Komnas HAM baru Ifdhal Kasim yang akan menuntaskan kasus pelanggaran HAM selama 100 hari masa kerjanya ditagih mahasiswa. Jika gagal, Ifdhal diminta lengser.Aksi diikuti 20 mahasiswa yang tergabung dalam Komite Aksi Mahasiswa Usut HAM di gedung Komnas HAM, Jalan Latuharhari, Jakarta Pusat, Kamis (27/9/2007). Aksi diikuti mahasiswa dari Moestopo Beragama, UBK, dan Mpu Tantular.Hampir mayoritas peserta aksi menutup mulutnya dengan lakban hitam. Mahasiswa membawa bendera Merah Putih dan spanduk bertuliskan "Usut tuntas kasus pelanggaran HAM, rakyat butuh keadilan, dan tegakkan supremasi hukum"."Ini merupakan simbol tutup mulut karena tempat ini (Komnas HAM) sebagai tempat untuk mengadu berbagai kasus pelanggaran HAM dari masyarakat tetapi tidak bisa berbuat apa-apa," kata koordinator aksi Ari Purwanto.Mahasiswa menuntut agar Komnas HAM menuntaskan kasus pelanggaran HAM Semanggi I, Semanggi II, Talangsari, dan kematian Munir."Bila Komnas HAM tidak menuntaskan kasus ini dalam 100 hari, Ifdhal harus mundur dari jabatannya. Jangan lagi ada bargaining politik oleh pemerintah melalui Komnas HAM, karena sejak reformasi, kasus pelanggaran HAM banyak yang tenggelam dan menjadi kepentingan politik, dan Komnas HAM tidak berani menangkap pelaku," beber dia.
(aan/sss)











































