36 Keluarga Keracunan Makanan Kiriman Jelang Lebaran
Kamis, 27 Sep 2007 13:52 WIB
Semarang - Tradisi saling berkirim makanan menjelang Lebaran di Pekalongan menuai masalah. Sekitar 36 keluarga keracunan makanan kiriman tersebut. Peristiwa itu terjadi di Desa Garungwiyoro, Kecamatan Kandangserang, Pekalongan, Kamis (27/9/2007). Saat ini, warga yang keracunan sudah ditangani tim medis dan kondisinya membaik.Warga menduga keracunan itu disebabkan makanan yang dikirim keluarga Slamet (55), warga Dukuh Wiyoro. Makanan itu berupa nasi, daging ayam, dan mie. Usai makan sahur, sejumlah warga merasa mual, muntah, demam, pusing, dan mengalami gejala diare. Pada awalnya, jumlah orang yang merasakan gejala tersebut hanya 10 orang, namun beberapa jam kemudian jumlahnya terus bertambah. Jumlah korban tiap keluarga berkisar dua hingga enam jiwa. Mereka dirawat di rumah Suprianto (35) dan musala desa setempat dan kondisinya dipantau bidan dan tim medis puskesmas.Dari hasil penelusuran, pengirim makanan Slamet mendapatkan ayam dari Pasar Kajen, Pekalongan. Slamet tidak tahu kondisi ayam, karena saat membeli ayam tersebut sudah dalam kondisi terpotong. Kapolres Pekalongan AKBP Aan Suhanan, mengatakan, kepolisian tengah menyelidiki kasus tersebut dengan mengambil sisa makanan dan muntahan untuk dicek di laboratorium."Sampai saat ini, kita belum menahan siapa pun karena penyebab keracunan belum diketahui. Keracunan itu bisa disebabkan makanan kiriman atau yang lain," kata dia kepada wartawan.
(try/asy)











































