Janda Tewas di Pohon Beringin
Surat Wasiat Tini untuk Trisno
Kamis, 27 Sep 2007 12:44 WIB
Yogyakarta - Tewas gantung diri di atas sebuah pohon beringin di halaman belakang rumah Sutrisno alias Tari (50), warga Dusun Mejing Wetan Desa Ambarketawang, Gamping Sleman, Sri Hartini (42) meninggalkan sebuah surat wasiat. Dia meminta maaf kepada Sutrisno. Surat itu ditulis rapi dengan tinta balpoin hitam di atas kertas putih ukuran 10x20 cm lengkap dengan tanda tangan korban. Surat itu ditemukan petugas terselip di dalam BH milik korban.Saat ini surat itu diamankan petugas untuk penyelidikan. Sedangkan saksi-saksi korban, yakni Aji saat ini masih dimintai keterangan oleh petugas di Mapolsek Gamping di Jl Wates Km 6, Ambarketawang. Dari surat wasiat ini, Tini mengungkap banyak hal. Antara lain, Tini mengaku Sutrisno sebagai suami. Juga diketahui bahwa Sutrisno membawa uang Tini Rp 60 juta dan sertifikat warisan tanah orangtua Tini. Di bagian atas surat wasiat itu tertulis huruf kapital "PESAN MAAF". Di bawahnya tertulis: "Tini memutuskan untuk pisah dengan begini atas permohonan anak Bapak Sutrisno (Mas Tari). Bapak Sutrisno : (1) sebagai suami kembalikan depositoku Rp 60 juta. Sertifikat warisan tanah orangtuaku dan perhiasan emas 23 gram. Tolong kembalikan ke Pak Djumadi (Kecik) di Nitikan.Kapolsek Gamping AKP Turahrajo kepada wartawan mengatakan saat ini jenazah dibawa ke RSU Dr Sardjito Yogyakarta untuk dilakukan visum lebih mendalam. Visum luar dan pemeriksaan awal saat olah TKP sudah dilakukan tim Polres Sleman bersama dokter Puskesmas Gamping.Polisi masih terus melakukan penyelidikan dengan menghubungi keluarga korban untuk mengetahui hubungan secara jelas antara korban dengan Sutrisno. Selain tinggal di Perum Argomulyo Asri Sedayu Bantul, korban juga tinggal di kampung Pilahan Kelurahan Rejowinangun, Kecamatan Kotagede, Yogyakarta."Kami masih memeriksa saksi-saksi yang ada di rumah itu. Tapi Sutrisno sampai sekarang belum ketemu sudah tiga hari pergi. Ini pengakuan istrinya, Ny Suprapti. Siapa yang menjemput korban tadi malam dari rumah ke rumah Sutrisno juga masih dalam penyelidikan," kata Turaharjo.
(bgs/asy)











































