Hukum Irawady Sekeras-kerasnya

Ketua MPR:

Hukum Irawady Sekeras-kerasnya

- detikNews
Kamis, 27 Sep 2007 11:17 WIB
Jakarta - Kasus penerimaan suap oleh anggota Komisi Yudisial (KY) Irawady Joenoes menjadi tantangan bagi pemerintah SBY-JK untuk memberantas korupsi tanpa pandang bulu."Kalau dilihat dari track record sejauh ini kan bagus . Bahkan pernah tolak suap Rp 800 juta. Tetapi apapun ini adalah pembelajaran karena korupsi suatu yang berlaku terus menerus tidak pernah berhenti. Godaan korupsi pun demikian," kata Ketua MPR Hidayat Nurwahid di Gedung MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (27/9/2007).Menurut dia, kasus Irawady menjadi tantangan bagi pemerintah untuk pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu. Hal ini juga menjawab survei yang dimunculkan oleh lembaga internasional yang menghadirkan Indonesia komitmennya menurun tahun ini dibandingkan tahun lalu."Ini sangat besar bagi presiden, pemerintah dan para penegak hukum di Indonesia untuk betul-betul menjadikan kasus Irawady Joenoes dengan melakukan penegakan hukum yang sekeras-kerasnya kalau betul dia menerima suap. Apalagi beliau mengetuai badan khusus di Komisi Yudisial mengenai martabat hakim," ujar politisi PKS ini.Apabila tidak dilakukan penyelesaian hukum yang transparan dan maksimal, Hidayat khawatir ini dapat mencenderai komitmen penegakan hukum dan pemberantasan korupsi."Komisi Yudisial saya kira harus ikut membantu KPK dalam upaya pemberantasan korupsi," cetus Hidayat.Ingin berdiskusi dan ngobrol mengenai kasus penangkapan Irawady Joenoes? Silakan bergabung dalam: DetikForum (aan/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads