Kasus Irawady Bisa Jadi Bahan Tertawaan MA

Kasus Irawady Bisa Jadi Bahan Tertawaan MA

- detikNews
Kamis, 27 Sep 2007 10:46 WIB
Jakarta - Sudah bukan rahasia lagi, sejak dibentuk pada 2005 lalu, Komisi Yudisial (KY) sering berantem dengan Mahkamah Agung (MA). Kasus suap komisioner KY Irawady Joenoes seolah menjadi amunisi baru bagi MA."Ini bahan tertawaan bagi MA," ujar pengamat hukum administrasi negara dari UGM, Zaenal Arifin Mochtar, kepada detikcom, Kamis (27/9/2007) pukul 09.30 WIB.Aneka perseteruan terjadi antara MA dan KY selama ini. Mulai dari seleksi hakim agung hingga rebutan wewenang.Lebih lanjut Zaenal melihat kasus suap Irawady tidak hanya mencoreng institusi KY, tapi semua lembaga peradilan negara. Peradilan negara seperti mendapat kiamat kecil."Ini kiamat kecil bagi dunia peradilan. Mencoreng moreng peradilan kita. Lembaga negara semua sudah melakukan dosa," ujarnya. Zaenal mengatakan, dengan kasus ini, dirinya sudah tidak percaya lagi dengan proses seleksi lembaga peradilan negara khususnya seleksi mengambil seorang komisioner."Diambil dari proses seleksi yang ketat, tapi seperti ini. Siapa lagi yang harus kita percaya," kata dia. Menurut Zaenal, proses seleksi komisioner lembaga peradilan negara hanya melihat ketersediaan dana seleksi, bukan track record orang tersebut. Keinginan negara untuk mendapat orang-orang yang mempunyai track record yang bagus namun kenyataannya justru didasari dengan dana yang dianggarkan untuk seleksi."Belajar dari proses seleksi KPK dulu, yang dikedepankan itu makalah atau bujetnya. Harus dipikirkan proses seleksi yang lebih baik," jelasnya.Ingin berdiskusi dan ngobrol mengenai kasus penangkapan Irawady Joenoes? Silakan bergabung dalam: DetikForum (ziz/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads