Keluarga Pelaku Pembantaian Garut Diungsikan Polisi
Kamis, 27 Sep 2007 08:59 WIB
Jakarta -
Khawatir ulah Iin Sutisna (17) menyulut kemarahan warga Kampung Pulo, Desa Kertajaya, Kecamatan Cibatu, Garut, Jawa Barat, keluarga pelaku pembunuhan Elis Sunarti (28) dan dua anaknya itu diungsikan polisi.Polisi merahasiakan tempat pengungsian keluarga Iin yang rumahnya hanya selang tiga rumah dari tempat tinggal Elis."Saya perintahkan Kapolsek Cibatu untuk mengungsikan keluarga Iin karena takut amarah warga," ungkap Kepolres Garut AKBP Eko Budi Sampurno kepada detikcom, Kamis (27/9/2007).Ayah, ibu dan saudara Iin, imbuh Eko, diungsikan sejak Rabu 26 September sore. Sebelum mengungsikan keluarga Iin, Polres Garut melakukan koordinasi dengan MUI, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. "Kita koordinasi supaya tidak ada tindakan anarkis yang dilakukan warga," kata Eko.Iin menjadi satu-satunya tersangka dalam kasus pembantaian Elis dan dua anaknya, Indri Apriliani (11) dan Dela Amalia (4). Karena dari pengakuan tersangka, hanya dia yang menghabisi keluarga tersebut.Saat diinterogasi di Polres Garut, Iin juga mengakui saat Elis sedang sekarat, dia memperkosanya. Tindakan Iin didasari dendam yang memenuhi hatinya karena sering diejek korban. Iin sering dikatai jelek dan jerawatan. "Karena dendam itu, dia sudah bertekad akan memperkosa Elis," kata Eko.Namun, korban kekejaman Iin ternyata merembet ke anak-anak Elis. Pelaku mengaku sengaja menghabisi anak Elis, karena keduanya melihat kejadian saat dia menghabisi ibunya. Dendam yang membawa petaka.
(umi/nrl)










































