Busyro: KY Hormati Irawady, Tidak Akan Menjegal
Kamis, 27 Sep 2007 08:48 WIB
Jakarta - Irawadi Joenoes mempertanyakan surat tugas yang ditandatangani Ketua KY Busyro Muqoddas bernomor 37-GAS/P.KY/IX/2007 pada 12 September 2007. Sebab, berdasar surat itulah dia melakukan tugas undercover.Tugas undercover itu tidak berbuah applause atau ucapan terimakasih, melainkan embel-embel status tersangka. Dia pun meminta KY agar mengklarifikasi surat tersebut."Maksudnya apa? Apa saya salah melakukan. Sebenarnya saya ini kan berhasil, seharusnya mendapat terimakasih, mendapat hadiah, tapi malah ditahan," ujar kuasa hukum Irawady, Suhardi Somomoeljono, menirukan kliennya, usai pemeriksaan di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (27/9/2007) dinihari.Apakah dijebak KY? "Oh kita tidak tahu, yang penting ada fakta seperti itu," imbuh Suhardi.Menanggapi hal itu, bagaimana tanggapan KY? Apakah KY akan melakukan klarifikasi surat tugas seperti yang diminta Irawady?"Selama ini kami menghormati Pak Irawady. Dia adalah senior yang telah menjalankan tugas dengan baik," ujar Ketua KY Busyro Muqoddas dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (27/9/2007) pukul 08.00 WIB.Dia menambahkan, tidak ada upaya sama sekali untuk menjegal Irawady. "Buat apa sampai menjegal, menjebak. Kita kan bekerja sama-sama," tambah Busyro.Terkait masa depan Irawady di KY, Busyro masih enggan membeberkan. Sebab, semua akan diputuskan dalam rapat pleno yang digelar Kamis ini pukul 09.00 WIB. Meski UU KY mengatakan apabila terhadap seorang anggota KY ada perintah penangkapan yang diikuti dengan penahanan, maka anggota KY tersebut diberhentikan sementara dari jabatannya, Busyro tidak mau memberi penjelasan.
(nvt/nrl)










































