Ketua KY: Irawady Jalan Sendiri
Kamis, 27 Sep 2007 08:16 WIB
Jakarta - Operasi intelijen. Setidaknya, begitulah anggota Komisi Yudisial (KY) Irawady Joenoes menginterpretasikan surat tugas yang ditandatangani Ketua KY Busyro Muqoddas bernomor 37-GAS/P.KY/IX/2007 pada 12 September 2007.Dalam surat itu, ada 3 poin yang dikemukakan. Pertama tentang supervisi yang meliputi tertib administrasi, tertib anggaran, tertib peralatan, tertib perkantoran, disiplin kerja, dan kepegawaian.Poin kedua, melakukan pemeriksaan dan klarifikasi terhadap pihak-pihak terkait dalam proses pelaksanaan pengadaan barang dan sewa gedung Kantor KY.Poin ketiga berbunyi, untuk pelaksanaan poin kedua, pemeriksaan dan klarifikasi dilakukan secara rahasia dan tertutup serta melaporkan hasilnya kepada Ketua KY."Dia itu jalan sendiri. Kalau dia melakukan penjebakan (kepada pemilik tanah Freddy Santoso), saya juga baru tahu itu. Ya, karena dia melakukan itu tanpa ada pembicaraan," kata Busyro dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (27/9/2007).Mungkinkah Irawady menafsirkan poin ketiga surat tugas sebagai tugas undercover? "Mungkin dia menafsirkan begitu. Tapi penugasan itu tidak memerintahkan sejauh itu (penjebakan). Hanya supervisi, pemeriksaan dan klarifikasi," jelas Busyro.
(nvt/nrl)











































