Kepala Desa Sambeng, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Rowiyanto, menghilang tanpa kabar. Rowiyanto dilaporkan hilang sekitar 2 bulan lamanya.
Dilansir detikJateng, Senin (9/2/2026), Rowiyanto diketahui menghilang tanpa kabar sejak Jumat (5/12) siang. Sehari sebelumnya, pada Kamis (4/12/2025), Rowiyanto masih terlihat menghadiri pertemuan bersama tokoh masyarakat, warga, pemdes dan Forkompincam tentang penolakan penambangan tanah uruk untuk jalan Tol Jogja-Bawen.
"Itu selesai ada pertemuan warga di tanggal 4 Desember 2025. Itu kan pertemuan resmi warga dengan BPD dan juga Pemdes, termasuk beliau yang juga dihadiri oleh Pak Kapolsek. Kemudian juga dihadiri oleh Bapak Danramil," kata Humas Paguyuban Gerakan Masyarakat Peduli Lingkungan dan Tanah Air (Gema Pelita) Sambeng, Khairul Hamzah saat dihubungi detikJateng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di situ (pertemuan) kan sudah sampai ada keputusan bahwasanya memang warga memang menolak (penambangan tanah uruk). Beliau (kades) juga akhirnya memberikan surat pernyataan menolak segala macam dan juga berjanji akan membersamai warga," sambung Khairul.
Khairul mengatakan setelah mengikuti pertemuan tersebut, Rowiyanto masih terlihat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih pada Jumat (5/12/2025). Menghilangnya kades tersebut, terhitung sejak 5 Desember 2025 sampai sekarang. Selama Rowiyanto menghilang, jalannya pemerintahan desa tidak terganggu.
Dihubungi terpisah, Camat Borobudur Subiyanto mengatakan posisi Kades Sambeng Rowiyanto sampai sekarang belum diketahui.
Baca berita selengkapnya di sini.
Tonton juga video "Kades di Gorontalo Gelar Demo Protes Regulasi Dana Desa"
(whn/azh)










































