BPJPH Bakal Latih Kepala SPPG Jadi Penyelia Halal MBG

BPJPH Bakal Latih Kepala SPPG Jadi Penyelia Halal MBG

Adrial akbar - detikNews
Senin, 09 Feb 2026 16:45 WIB
BPJPH Bakal Latih Kepala SPPG Jadi Penyelia Halal MBG
Rapat BPJPH dengan Komisi VIII DPR (Adrial/detikcom)
Jakarta -

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Haikal Hassan menyebut pihaknya akan melatih seluruh kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai penyelia halal. Hal itu untuk mempercepat sertifikasi halal bagi MBG.

"Yang terakhir, menjawab pertanyaan bapak tadi, akselerasi sertifikasi halal SPPG. Ini program yang kudu, yang mesti dan wajib kita jalankan seiring dengan menyambut Presiden tentang MBG," ucap Haikal dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi VIII DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta (9/2/2026).

"Caranya begini Pak, percepatan yang kami lakukan adalah semua kepala dapur menjadi penyelia halal," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan hal itu merupakan cara tercepat. Menurutnya, kepala SPPG akan memahami mana produk halal sehingga menu MBG bisa terjamin kehalalannya.

"Ini paling cepat, Pak. Jadi kepala dapur kita training untuk menjadi penyelia halal. Jadi dia tahu, dia bisa evaluasi, dia bisa lihat minyaknya, dia bisa lihat bahan bakunya, dia bisa lihat kecapnya, dia bisa lihat semua itu," ujarnya.

Dia mengatakan Kepala SPPG bisa jadi perpanjangan tangan BPJPH. Jika ditemukan persoalan, kepala SPPG bisa segera melakukan tindakan.

"Mereka adalah perpanjangan tangan kita. Apabila ada hal yang tidak memenuhi standar mereka bisa mengambil tindakan langsung, dan kami akan melihat secara random keseluruhan dapur MBG," sebutnya.

Sejauh ini, katanya, ada 3.168 kepala SPPG yang menjadi penyelia halal. Jumlah itu masih jauh dari target 20 ribu.

"Nah sampai saat ini kita sudah melatih 3.168 penyelia halal. Masih jauh dari target karena ada 20 ribu nanti dapur, ya 20 ribu penyelia halal," ujarnya.

Tonton juga video "Babak Baru Globalisasi Produk Halal Indonesia"

(ial/haf)


Berita Terkait