RI Belum Berencana Tarik WNI dari Myanmar
Rabu, 26 Sep 2007 16:51 WIB
Jakarta - Situasi politik di Myanmar semakin genting. Biksu-biksu yang melakukan aksi demontrasi mulai dibalas aksi represif junta militer. Namun Pemerintah Indonesia belum berencana menarik diplomat dan WNI di sana."Belum ada rencana. Kalau ada, pasti nanti ada pemberitahuan," ujar Dirjen Perlindungan WNI Deplu Teguh Wardoyo kepada detikcom, Rabu (26/9/2007).Menurutnya, jumlah WNI di Myanmar tidaklah banyak. Kebanyakan mereka adalah staf diplomatik Kedubes RI di Yangon, ibukota Myanmar."Kita terus memantau perkembangan yang terjadi di sana," pungkasnya.
(fay/sss)











































