Maswadi Rauf:
Kabinet Bayangan DPR Aneh
Rabu, 26 Sep 2007 10:03 WIB
Jakarta - Kabinet bayangan bentukan politisi muda DPR dinilai tidak wajar. Kabinet bayangan justru akan membuat kabur fungsi parlemen."Aneh... semua serba aneh. Macam-macam saja," kata pengamat politik UI Maswadi Rauf kepada detikcom, Rabu (26/9/2007).Dijelaskan dia, kabinet bayangan biasanya dibentuk oleh partai oposisi dan koalisi partai oposisi guna mendalami dan mencari alternatif lain yang lebih baik dari kebijakan pemerintah."Jadi nggak wajar kalau kabinet bayangan diisi oleh parpol pendukung pemerintah. Untuk apa itu. Nggak ada gunanya," ujarnya.Menurut Maswadi, DPR memiliki jalur resmi guna menyoroti kebijakan pemerintah, yakni melalui rapat kerja dengan menteri Kabinet Indonesia Bersatu."Ini kacau dan membuat kabur fungsi DPR. DPR kan bisa bekerjasama dengan menteri untuk memberi masukan lewat jalur resmi dalam raker dengan komisi DPR. Jadi saya rasa nggak diperlukan kabinet bayangan itu," terang Maswadi.
(aan/sss)











































