'Mensesneg' Ngabalin: Kabinet Bayangan Dipicu Keresahan
Rabu, 26 Sep 2007 09:05 WIB
Jakarta - Munculnya susunan kabinet bayangan ala politisi muda DPR mengundang pertanyaan. Serius atau lelucon? Para penggagas jelas menyatakan serius karena muncul dari keresahan."Siapa saja boleh memberikan penilaian. Ini sebuah kesadaran politik yang muncul dari keresahan kami," ujar anggota FBPD DPR Ali Mochtar Ngabalin yang didaulat rekan-rekannya menjadi 'Mensesneg' kabinet bayangan versi Koalisi Muda Parlemen, dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (26/9/2007)."Keresahan karena pemerintah yang sekarang ini sepertinya hampir sulit untuk mendapatkan sesuatu menjadi lebih baik. Selain itu, kabinet bayangan ini juga sebagai bentuk penyeimbang dari mekanisme formal di parlemen," kata Ngabalin.Penggagas kabinet bayangan ini merupakan politisi muda lintas fraksi di DPR. Sejauh ini, mereka sudah menggelar 6 kali rapat membahas susunan kabinet dan sasaran-sasaran yang ingin dicapai dari kabinet bayangan ini."Kami ini sudah 6 kali pertemuan, bukan sekali kemarin saja. Pertemuan keenam baru ketahuan wartawan. Dan pertemuan-pertemuan ini masih akan terus berlanjut," jelas Ngabalin.Menaruh beberapa nama di posisi-posisi 'menteri' itu tujuannya adalah pembagian tugas. Ke depan, orang-orang yang memegang posisi menteri bayangan akan memaparkan program bayangan dalam pertemuan Koalisi Muda Parlemen."Beberapa teman-teman sudah dipasang di pos-pos tertentu. Misalnya Bung Yuddy Chrisnandi di Komisi I yang mengikuti perkembangan isu pertahanan. Nanti dia mencari masukan dan kritikan program pertahanan," kata Ngabalin.
(aba/sss)











































