Presiden SBY Bertemu Presiden Bank Dunia Bahas StAR

Presiden SBY Bertemu Presiden Bank Dunia Bahas StAR

- detikNews
Rabu, 26 Sep 2007 03:47 WIB
New York - Di sela-sela Sidang ke-62 Majelis Umum PBB, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyempatkan diri bertemu Presiden Bank Dunia Robert B Zoellick secara empat mata. Ada 3 hal yang mereka bahas, termasuk inisiatif Stolen Asset Recovery (StAR).Seperti diberitakan presidensby.info, Rabu (26/9/2007), pertemuan itu berlangsung di Markas PBB, New York, Amerika Serikat, pada Selasa (25/9/2007) waktu setempat.Indonesia dan Bank Dunia membuat pengumuman bersama (joint announcement), yang menggarisbawahi inisiatif StAR merupakan program yang inovatif dan unik. Melalui StAR, negara-negara berkembang dan negara maju berkemungkinan mendapat manfaat dalam konteks implementasi Konvensi PBB mengenai pemberantasan korupsi (United Nations Convention Against Corruption - UNCAC) 2003.SBY menyatakan, pemerintah Indonesia ingin berpartisipasi dalam inisiatif StAR guna memperkuat kemampuannya mengimplementasikan ketentuan Bab V pada UNCAC 2003. Ketentuan ini mengatur soal pengembalian aset, khususnya dalam hal melacak, membekukan, dan mengembalikan aset-aset hasil korupsiUntuk itu, Bank Dunia akan mengirimkan tim dari UN on Drugs and Crime ke Indonesia untuk mengembangkan lebih lanjut program bantuan teknis di bawah insiatif StAR ini.Selain StAR, SBY dan Zoellick juga membahas strategi kemitraan pengentasan kemiskinan, reformasi kepemerintahan, keberlanjutan lingkungan, pembangunan infrastruktur, dan pengembangan sektor swasta Indonesia. Bank Dunia menjanjikan bantuan teknis dan keuangan bagi inisiatif Indonesia dalam memperbaiki kondisi lingkungan.Sebagaimana diketahui, 17 September lalu Bank Dunia merilis inisiatif StAR dengan target utama mengembalikan aset-aset korupsi para pejabat negara yang ditaruh di luar negeri. Sekalian dengan diluncurkannya inisiatif itu, Bank Dunia bersama PBB mengeluarkan daftar 10 besar pemimpin negara yang korup. Mantan Presiden Soeharto termasuk dalam daftar ini. (aba/aba)


Berita Terkait