Sekeluarga di Jakut Terbukti Tewas Diracun, Pelakunya Anak Tengah

Sekeluarga di Jakut Terbukti Tewas Diracun, Pelakunya Anak Tengah

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Jumat, 06 Feb 2026 12:48 WIB
Sekeluarga di Jakut Terbukti Tewas Diracun, Pelakunya Anak Tengah
Ilustrasi garis polisi (Foto: Getty Images/D-Keine)
Jakarta -

Teka-teki kematian tiga orang satu keluarga di Warakas, Jakarta Utara (Jakut), akhirnya terungkap. Ternyata ketiganya tewas karena diracun oleh anak tengah.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno menguraikan, saat kejadian, ditemukan korban selamat, yaitu AS atau S (22). Polisi kemudian memeriksanya.

"Kemudian serangkaian pemeriksaan ini berjalan hingga akhirnya pada 4 Februari, atas hasil pemeriksaan dari Puslabfor, dokter, dan juga bukti toksikologi serta hasil pemeriksaan saksi-saksi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Jumat (6/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan hasil pemeriksaan, polisi kemudian menetapkan S sebagai tersangka karena terbukti meracuni korban. Pemeriksaan dilakukan dengan menggali keterangan sejumlah pihak dan menyelidiki barang bukti.

"Hasil pengamatan kami, berdasarkan barang bukti lainnya, sehingga kami menetapkan Saudara S sebagai pelaku atau tersangka dari perkara peristiwa keracunan tersebut di mana Saudara S memang dengan sengaja meracun ketiga korban tersebut," jelasnya.

Sebagai informasi, ketiga korban ditemukan tergeletak tak bernyawa di dalam rumah kontrakan di Warakas, Tanjung Priok, Jakut, pada Jumat (2/1) pagi. Tiga orang tewas terdiri atas ibu, anak laki-laki, dan anak perempuannya.

Satu orang anggota keluarganya yang lain dalam kondisi selamat dan dilarikan ke rumah sakit. Jasad ketiganya ditemukan oleh salah satu anak korban sepulang kerja.

Polda Metro Jaya menyebut kematian ketiganya sejauh ini terindikasi karena keracunan. Budi menjelaskan keracunan ini indikasi awal.

Dia menyebut untuk kepastian penyebab kematian ketiganya masih harus menunggu hasil dari kedokteran forensik.

"Tentang kasus Warakas, ini sedikit kami bocorkan kepada rekan-rekan. Memang dugaan peristiwa itu terindikasi adanya keracunan," kata Kombes Budi Hermanto, Kamis (15/1).

Lihat juga Video: Sederet Fakta Siswa di Pacitan Tewas Diracun Kopi Sianida oleh Tetangga

(rdh/mea)



Berita Terkait