Kebakaran Pabrik Karoseri di Bogor Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kebakaran Pabrik Karoseri di Bogor Diduga Akibat Korsleting Listrik

Muchamad Sholihin - detikNews
Jumat, 06 Feb 2026 11:28 WIB
Kebakaran Pabrik Karoseri di Bogor Diduga Akibat Korsleting Listrik
Foto: Pabrik perakitan badan kendaraan atau karoseri di Jalan Sholeh Iskandar, Bogor Utara, Kota Bogor, kebakaran. Sepuluh unit pemadam diterjunkan ke lokasi. (Sholihin/detikcom).
Jakarta -

Pabrik pembuatan dan perakitan badan kendaraan atau karoseri di Jalan Sholeh Iskandar, Bogor Utara, Kota Bogor, terbakar tadi pagi. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik di salah satu ruangan di lantai dua.

"Dugaan awal dari korsleting listrik," kata Kapolsek Bogor Utara Kompol Enjo Sutarjo, Jumat (6/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Enjo mengatakan, kebakaran dilaporkan terjadi ketika petugas office boy sedang bersih-bersih di lantai dua bangunan pabrik, sekitar pukul 08.00 WIB. Enjo menyebut sempat ada letupan di dari salah satu ruangan.

"Saat awal kebakaran ada OB sedang bersih bersih kemudian ada letupan asap, kemudian OB lari-lari memberitahukan kepada sekuriti dan karyawan. Korban Alhamdulillah tidak ada, kerugian sampai saat ini belum bisa diprediksi," katanya.

Sementara itu, Kadis Damkar Kota Bogor Agung Prihanto mengatakan, kebakaran mulanya terjadi di ruang meeting lantai dua gedung karoseri. Api dengan cepat membesar dan merambat ke lantai satu hingga membakar satu unit bus display.

"Jadi awalnya dari ruang meeting dan kebetulan para karyawan belum hadir. Jadi api dengan cepat membesar dan merambat ke ruang sebelah, turun ke bawah sehingga terkena bus display satu unit," kata Agung di lokasi.

"Kendala tentunya api relatif besar. karena ini merupakan karoseri juga, jadi api cepat membesar, tapi Alhamdulillah saat ini sudah tertangani," imbuhnya.

Sebanyak 10 unit pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Kebakaran yang sempat membuat macet arus lalu lintas di depan pabrik karoseri saat ini sudah dipadamkan.

"Unit yang diterjunkan, unit dari kita 8 (unit pemadam) kemudian dari kabupaten ada 2 (unit), kemudian dari teman-teman BPBD, TNI, Polisi dan Tagana, Alhamdulillah sudah berada disini semua untuk penanganan," kata Agung.

Lihat juga Video Kebakaran Pabrik Sandal di Medan Belum Juga Padam dari Kemarin

(sol/whn)


Berita Terkait