Sekjen PBB Minta Junta Myanmar Gelar Rekonsiliasi Nasional

Sekjen PBB Minta Junta Myanmar Gelar Rekonsiliasi Nasional

- detikNews
Selasa, 25 Sep 2007 20:59 WIB
New York - Menghangatnya situasi Myanmar menjadi perhatian Sekjen PBB Ban Ki-moon. Saat membuka pertemuan Majelis Umum PBB, Ban meminta junta militer Myanmar menahan diri dan membuka dialog."Kami mendesak pemerintah Myanmar untuk menahan diri, untuk melaksanakan, tanpa ditunda-tunda, dialog dengan semua pihak yang berkepentingan dalam proses rekonsiliasi nasional demi rakyat Myanmar," kata Ban di hadapan para pemimpin dunia, seperti dilansir AFP, Selasa (25/9/2007).Ban mendesakkan hal itu karena junta mulai menurunkan ratusan tentara dan polisi anti huru-hara di Yangon. Militer dan polisi diturunkan setelah 100 ribu orang turun ke jalan bersama biksu-biksu.Ban mengatakan, akan mengirim utusan khusus Ibrahim Gambari ke Myanmar 'segera'. Gambari diharapkan akan membuat Yangon melepaskan tahanan-tahanan politik termasuk ikon demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi.Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) George W Bush juga menggunakan pidatonya di Majelis Umum PBB untuk mengungkapkan ancaman sanksi baru terhadap Myanmar. Dalam pidatonya terkait HAM, Bush mengharapkan pimpinan-pimpinan dunia mendesak pergantian rejim di Myanmar. (aba/aba)


Berita Terkait