Pelabuhan Rusak, Pemudik Kapal Besar Diturunkan di Laut
Selasa, 25 Sep 2007 18:37 WIB
Jakarta -
Gempa bumi di pesisir Sumatera tidak hanya menghancurkan rumah, tetapi juga pelabuhan tempat kapal bersandar. Dengan rusaknya pelabuhan itu, kapal-kapal besar dipastikan tidak akan bisa bersandar untuk menurunkan penumpang.Dengan demikian, bagaimana nasib para pemudik yang menggunakan kapal laut sebagai pilihannya? Jangan khawatir, para pemudik tetap bisa menggunakan kapal laut sebagai moda angkutan mudik."Kita menggunakan ship to ship service. Kita pindahkan penumpang dari kapal besar ke kapal kecil supaya bisa merapat," ujar Sekretaris Ditjen Perhubungan Laut Dephub Ajiph R Anwar dalam jumpa pers di Hotel Millennium, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2007).Jadi, kapal penumpang besar berlabuh di lautan lepas. Lalu penumpang turun, dan dengan menggunakan kapal kecil, mereka diangkut menuju ke pelabuhan yang dituju. Dengan cara seperti itu, penumpang kapal tetap bisa turun di pelabuhan yang sudah rusak.Ajiph menambahkan, pihaknya sudah mendata pelabuhan-pelabuhan di Sumatera Barat maupun di Bengkulu yang rusak karena gempa. Data-data tersebut juga dilengkapi tingkat kerusakannya. Tapi sayangnya, Ajiph tidak bisa menyebutkan jumlah pelabuhan yang rusak."Itu pelabuhan-pelabuhan kecil banyak sekali, tidak bisa saya sebutkan, tapi kita sudah mendatanya," imbuhnya.
(nvt/sss)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
