Ibu Hamil dan 2 Anak Tewas di Garut, Suami Dicari
Selasa, 25 Sep 2007 17:20 WIB
Jakarta - Kabupaten Garut di Jawa Barat geger. Seorang ibu dan 2 anaknya tewas ditikam senjata tajam. Sunarti (28) yang hamil 5 bulan itu tewas karena luka bacok di belakang kepala dan 5 tusukan di dada kiri."Menurut dokter Sunarti tewas karena luka di kepala dan di dada. Selain itu ada luka sayatan di tangan kiri. Semuanya luka bacok," kata Kapolres Garut AKBP Eko Budi Sampurno, kepada detikcom, Selasa (25/9/2007).Anak Sunarti, yaitu Aprilia (11) dan Dela (4), juga tewas dengan luka tusukan. "Aprilia ada bekas cekikan di leher serta 1 luka tusuk. Sedangkan Dela ada 1 luka tusukan hingga ususnya keluar," ujar Eko.Ketiganya ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) di rumah korban, Kampung Pulo RT 1/RW 13, Desa Kertajaya, Kecamatan Cibatu, pada Selasa dini hari pukul 07.00 WIB. Padahal kejadian diperkirakan pukul 01.00 WIB."Ketiganya ditemukan kakeknya yang mendengar suara orang menjerit minta tolong namun sedikit demi sedikit menghilang," kata dia.Saat ini, dari hasil olah TKP kecil kemungkinan penyebabnya perampokan. Karena rumah korban sangat sederhana, bahkan televisi pun tidak ada."Tapi terlihat ada baju yang diacak-acak keluar dari lemari," ujar Eko.Hingga saat ini saksi yang diperiksa baru 2 yaitu Ny Odeh (45) ibu Sunarti, dan ayah Sunarti, Aput (50).Suami DicariSementara itu penyelidikan masih terus dikembangkan. Penyelidikan mengarah pada suami Sunarti yang bekerja sebagai pembuat kaca patri keliling.Keterlibatan orang dekat menguat karena pelaku tega membunuh anak Sunarti. "Kemungkinan si anak mengenal pelakunya. Dan pada waktu itu, posisi anak tidak jauh dari ibunya dan melihat ibunya dibunuh," jelasnya.Menurut informasi, lanjut Eko, suami korban 2 hari lalu pulang karena beralasan dompetnya hilang dicuri orang. Setelah itu dia pergi lagi untuk bekerja di luar Garut."Informasi yang kita terima keberadaan di Cirebon. Kita sudah hubungi HP-nya, tapi mati," imbuhnya.Alibi juga berkembang, disinyalir ada orang yang tertarik pada putri Sunarti, Aprilia, yang dikenal cukup pandai di sekolah."Menurut gurunya di sekolah, Aprilia itu yang paling cakep. Mungkin saja ada orang yang naksir, bisa dikembangkan ke sana," katanya.
(nwk/nrl)











































