Kabar Gembira, Anak Badak Jawa Terpantau di TN Ujung Kulon

Kabar Gembira, Anak Badak Jawa Terpantau di TN Ujung Kulon

Jabbar Ramdhani - detikNews
Kamis, 05 Feb 2026 16:43 WIB
Kabar Gembira, Anak Badak Jawa Terpantau di TN Ujung Kulon
Foto: Induk Badak Jawa bersama anaknya terekam camera trap di Taman Nasional (TN) Ujung Kulon. Temuan ini dinilai jadi indikator penting pengelolaan kawasan. (dok BTN Ujung Kulon)
Pandeglang -

Tim Monitoring dan Evakuasi Operasi Merah Putih Translokasi Badak Jawa mengungkap ada seekor induk Badak Jawa bersama anaknya di Taman Nasional (TN) Ujung Kulon. Keberadaan anak badak itu terekam kamera jebak (camera trap) yang dipasang.

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Satyawan Pudyatmoko mengatakan temuan ini merupakan indikator penting keberhasilan pengelolaan kawasan dan perlindungan Badak Jawa.

"Keberadaan induk dan anakan Badak Jawa yang terekam melalui camera trap menunjukkan bahwa habitat di Taman Nasional Ujung Kulon masih terjaga dengan baik," kata Satyawan dalam keterangan pers, Kamis (5/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menilai upaya konservasi Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) kembali menunjukkan hasil positif. Rekaman itu diperoleh pada Kamis (29/1) pukul 22.17 WIB di TN Ujung Kulon.

ADVERTISEMENT

Temuan ini menjadi rekaman anakan Badak Jawa pertama pada tahun 2026, sekaligus memperkuat optimisme terhadap keberlangsungan populasi Badak Jawa di habitat alaminya.

"Selain itu, pengamanan kawasan yang kuat dan konsisten, serta dukungan kerja sama dari berbagai pihak, menjadi faktor kunci yang memungkinkan Badak Jawa berkembang biak secara alaminya," katanya.

Menurut hasil analisis awal tim, induk Badak Jawa yang terekam diduga bernama "Arum" merupakan individu yang telah teridentifikasi sebelumnya dalam sistem monitoring. Sementara itu, anakan Badak Jawa yang terekam merupakan individu baru, dengan perkiraan usia kurang dari lima bulan.

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui Balai Taman Nasional Ujung Kulon akan terus memantau intensif induk dan anakan Badak Jawa tersebut, serta seluruh populasi Badak Jawa di kawasan. Upaya ini dilakukan melalui penguatan patroli, pemantauan berbasis teknologi, pengelolaan habitat, serta peningkatan kolaborasi dengan mitra konservasi, LSM, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat.

"Pemerintah mengajak seluruh pihak untuk terus memberikan dukungan terhadap upaya pelestarian Badak Jawa sebagai salah satu satwa paling langka di dunia dan kebanggaan Indonesia, demi memastikan kelangsungan hidupnya bagi generasi mendatang," ucapnya.

Lihat juga Video 'Kelahiran Bayi Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon':

(jbr/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads