Jalintim Sumatera Sambut Pemudik
Selasa, 25 Sep 2007 11:40 WIB
Palembang - Jalanan panjang lintas timur (jalintim) Sumatera membentang antara Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, hingga Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.Jalanan yang menjadi alternatif para pemudik untuk melintasi pulau Sumatera ini tampak mulus. Walaupun di beberapa ruas jalan masih tampak bergelombang. Namun secara keseluruhan jalan lintas timur Sumatera ini sangat layak untuk dilewati.Pantauan detikcom selama perjalanan sepanjang 140 km dari OKI hingga Tulang Bawang, jalananan tampak mulus. Di beberapa tempat seperti Simpang Menawar, Lampung, sedang terjadi perbaikan jalan dengan cara mengecor ruas jalan tersebut dengan beton.Namun perbaikan jalan tersebut tidak sampai menimbulkan kemacetan, mengingat saat ini belum mencapai puncak arus mudik. Tapi bisa dibayangkan bagaimana kemacetan yang terjadi apabila puncak arus mudik sudah terjadi sementara perbaikan jalan tersebut belum selesai.Hal lain yang berpotensi menimbulkan kemacetan adalah pasar tumpah. Pasar tradisional ini seringkali meluber hingga ruas jalan, akibatnya kemacetan tidak terhindarkan. Seperti yang terjadi di daerah Argo Mulyo, beberapa kilometer menjelang perbatasan Sumsel-Lampung.Pengemudi juga diharap hati-hati jika ingin mendahului kendaraan di sampingnya, pasalnya di beberapa ruas Jalan Lintas Timur ini hanya pas untuk dilewati dua jalur kendaraan.Pihak kepolisian dan Dishub juga telah mengantisipasi kecelakaan dengan menenmpatkan rambu-rambu peringatan. Salah satunya berbunyi, "Awas 300 m lagi ada tikungan tajam, banyak kecelakaan."Secara umum kondisi Jalan Lintas Timur saat ini dirasakan jauh lebih baik dari sebelumnya. Seorang wartawan surat kabar lokal Lampung berkelakar tentang kondisi jalan di Lampung."Jalan Lintas Timur ini hanya bagus menjelang dan sesudah lebaran," katanya pada detikcom di sela-sela acara Safari Ramadhan DPP Golkar di Kabupaten Tanggamus, Lampung, Sabtu (22/9/2007)Ia menerangkan kondisi jalan ini seringkali rusak parah saat musim hujan tiba. Banyaknya kendaraan yang melintas dan kurang baiknya kondisi jalan, membuat kondisi jalan yang mulus seringkali tidak berumur panjang.Selain jalintim, terdapat jalur lintas tengah dan lintas barat Sumatera. Namun para pemudik umumnya memilih jalan lintas timur.
(rdf/nrl)











































