KBRI di Irak Harus Perhatikan Aspek Keselamatan

KBRI di Irak Harus Perhatikan Aspek Keselamatan

- detikNews
Selasa, 25 Sep 2007 11:21 WIB
Jakarta - Rencana pembukaan Kedubes RI di Baghdad, Irak, mendapat dukungan beberapa anggota dewan. Meski demikian, aspek keselamatan para petugas KBRI di Irak harus diperhatikan."Kalau pemerintah setempat benar-benar menjamin keamanannya, saya kira bagus saja kalau dibuka. Selama ini kan memang ada hubungan diplomatik. Hanya faktor keamanan saja yang membuat ditarik dan dikembalikan," kata Ketua Komisi I DPR Theo L Sambuaga di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (25/9/2007).Menurut politisi Golkar ini, pembentukan KBRI baru di Irak harus dilihat dalam perspektif jangka panjang. Karena dengan memiliki perwakilan di negara itu, maka peran Indonesia untuk lebih aktif menciptakan perdamaian dunia akan dapat terealisasi."Kita kan punya keinginan untuk terlibat dalam penyelesaian konflik di Timur Tengah. Dengan adanya KBRI, saya kira akan lebih efektif. Selain itu juga dapat membangun kerjasama di bidang ekonomi seperti yang telah terjadi sebelumnya," imbuh Theo.Anggota Komisi I dari FKB Effendi Choirie menyambut baik pula rencana tersebut. Menurut pria yang akrab disapa Gus Choi, dengan adanya perwakilan RI di Irak, hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Timur Tengah lebih komprehensif. Alasannya, Indonesia memiliki perwakilan di negara yang aman dan juga di negara yang konflik."Untuk terlibat aktif dalam penyelesaian konflik di Timur Tengah akan lebih efektif karena kita punya wakil di semua negara. Jadi cara pandangnya lebih komprehensif," kata Gus Choi. (nvt/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads