SBY Rapat Maraton, Markas Besar PBB Dijaga Sangat Ketat

Laporan dari New York

SBY Rapat Maraton, Markas Besar PBB Dijaga Sangat Ketat

- detikNews
Selasa, 25 Sep 2007 10:48 WIB
New York - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Negara Ani Yudhoyono, Senin (25/9/2007) pagi sekitar pukul 07.15 waktu New York atau 18.15 WIB menghadiri resepsi penyambutan welcoming get-together. Acara ini digelar Sekjen PBB Ban Ki-moon untuk kepala negara atau pemerintahan dan pasangannya terkait pertemuan tingkat tinggi mengenai perubahan iklim.Dengan pengamanan ketat para polisi New York (NYPD), kompleks markas pusat PBB kini bersih dari lalu lalang kendaraan. Para delegasi dari 190 negara anggota PBB pun harus berjalan kaki dari batas pengamanan terluar. Demikian juga bagi para pejalan kaki yang hendak menuju markas pusat PBB. Hanya jalan-jalan khusus yang dilengkapi pembatas buka-tutup dan penjagaan sedikitnya tiga orang polisi saja yang boleh dilalui. Acara resepsi welcoming get-together yang dimulai sekitar pukul 08.00 waktu New York itu menandai dimulainya rangkaian sidang umum tahunan PBB.Setelah menghadiri resepsi tersebut, Presiden Yudhoyono akan melakukan pertemuanbilateral dengan PM Denmark Anders Fogh Rasmussen pada pukul 08.25 waktu setempat selama lebih kurang 30 menit. Pada pukul 09.00, Kepala Negara menyampaikan statement pada pembukaan pertemuan tingkat tinggi mengenai perubahan iklim. Dilanjutkan dengan memimpin Pertemuan Istimewa Para Pemimpin Negara-Negara yang memiliki Tropical Rainforest, yang menghasilkan Joint Statement dari negara-negara anggota yaitu Brazil, Cameroon, Colombia, Congo, Costa Rica, Democratic Republic of Congo, Gabon, Indonesia, Malaysia, Papua New Guinea dan Peru. Pertemuan bilateral berikutnya dengan PM Irak Nouri Kamil Al Maliki pada pukul 12.35 dan pukul 16.30 dengan PM Turki Recep Tayyep Erdogan di Markas Besar PBB.Sebagai penutup rangkaian kegiatan, SBY akan menghadiri jamuan santapmalam di Markas Besar PBB.Presiden Yudhoyono didampingi sejumlah menteri kabinet, antara lain Seskab SudiSilalahi, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menneg LH Rachmat Witoelar dan Menlu Hassan Wirajuda. Rombongan berada di New York antara 22-26 September 2007 guna menghadiri rangkaian acara sidang umum ke-62 PBB.Kepala Negara dijadwalkan kembali ke tanah air, Rabu 26 September 2007, denganpesawat kepresidenan Airbus 330-341 via Vancouver, Kanada dan Tokyo, Jepang. (eis/umi)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads