YLKI: Busway Hanya Jawab Solusi Macet di Jakarta 10 Persen
Selasa, 25 Sep 2007 10:11 WIB
Jakarta -
Perbaikan busway yang menimbulkan kemacetan parah dinilai sebagai sesuatu yang wajar. Masyarakat diminta untuk memaklumi."Konteksnya kalau impact pembangunan busway itu teknis. Busway dibangun untuk mengurangi kemacetan," ujar pengurus harian YLKI bagian transportasi, Tulus Abadi, saat berbincang-bincang dengan detikcom, Selasa (25/9/2007).Menurut Tulus, busway dibangun untuk mengurangi kendaraan bermotor yang dapat menimbulkan kemacetan. Meski demikian, imbuh Tulus, pembangunan busway baru menjawab solusi kemacetan sebesar 10 persen.Pemerintah, lanjut Tulus, masih harus membangun transportasi massal yang lain seperti monorel dan subway.Lalu bagaimana dengan penolakan warga Pondok Indah dan Pluit terhadap proyek busway?"Busway waktu muncul pertama juga ditolak karena merasa ruas jalan berkurang. Justru nanti silakan gunakan kendaraan pribadi tapi mahal dan macet," jawab Tulus. Agar masalah selesai, Tulus meminta Pemprov dan warga jangan hantam kromo. "Keduanya harus saling komunikasi," harap Tulus.
(nik/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































