DISCLAIMER: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Seorang siswa kelas IV sekolah dasar (SD) di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan tewas gantung diri. Korban ditemukan tak bernapas saat dievakuasi.
Bocah laki-laki berinisial YS ini gantung diri di pohon cengkih di kebun milik neneknya pada Kamis (29/1/2026). Pohon itu hanya berjarak sekitar 3 meter dari pondok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Polisi datang evakuasi, kondisinya sudah tidak ada napas," kata Camat Jerebuu, Bernardus H Tage, dilansir detikBali, Jumat (31/1/2026).
Bernardus menjelaskan YS sehari-hari tinggal bersama neneknya di pondok tersebut. Orang tuanya berada di desa tetangga.
Saat malam sebelum kejadian, YS menginap di rumah orang tuanya. Paginya dia kembali ke pondok.
Saat kejadian itu, neneknya tidak ada di pondok tersebut. Nenek YS berada di rumah tetangga sejak malam untuk membantu memecah kemiri. Neneknya mengetahui YS gantung diri setelah diberi tahu oleh warga.
"Omanya bantu pecah kemiri di rumah tetangga. Nginap di rumah tetangga. Korban ini malamnya tidur di rumah orang tuanya," jelas Bernardus.
Baca selengkapnya di sini
Lihat juga Video: Pelajar SMA di Probolinggo Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri











































