Dukuh Bawah-Slipi-Tomang Macet 5 Km
Senin, 24 Sep 2007 20:18 WIB
Jakarta - Kemacetan di Jakarta semakin menjadi-jadi. Penyebabnya, tak lain dan tak bukan karena pembangunan jalur busway di sejumlah ruas jalan di Ibukota. Salah satunya adalah Pembangunan jalur busway koridor IX yang baru dibangun awal September. Kemacetan terutama terjadi jam-jam pergi dan pulang kerja. Seperti yang dituturkan salah seorang pengguna jalan, Pangestu, yang mengatakan, dirinya terjebak dalam kemacetan selama 2 jam ketika pulang kerja dari daerah Dukuh Bawah menuju Slipi-Tomang. Menurutnya, antrian kendaraan di jalur tersebut mengular hingga 5 KM. "Saya baru sampai Tomang pukul 19.30 WIB. Biasanya dari BNI '46 di Dukuh Bawah cuma 1 jam. Saya keluar pukul 17.30 WIB," kata Pangestu kepada detikcom, Senin (24/9/2007). Dia mengatakan, jalan-jalan dari dan menuju Tomang mengalami kemacetan akibat pembangunan koridor tersebut.Pangestu melanjutkan kemacetan terjadi akibat penyempitan dari tiga jalur menjadi dua jalur. Jalur Busway koridor IX melalui rute Lebak Buluk-Jl Ciputat Raya-Jl TB Simatupang-Jl Pasar Jumat-Jl Metro Pondok Indah-Jl Iskandar Muda-Jl Teuku Nyak Arif-Jl Letjend Soepomo-Jl Panjang-Jl Daan Mogot-Jl S parman-Jl Tomang Raya-Jl Kyai Caringin-Jl Balik Papan-Jalan Suryopranoto-Harmoni PP."Seharusnya gak usah pakai busway, karena cukup lancar," kata Pangestu yang berkantor di kawasan Sudirman ini.Kemacetan juga diperparah karena turunnya hujan cukup lebat di daerah Slipi, Tomang, Kebon Jeruk, Kembangan, Meruya sampai Tangerang. Sementara jalur sebaliknya relatif lebih lancar.
(rmd/ndr)











































