Gara-gara Potong Rambut, Kartini Pingsan Dibogem Pacar
Senin, 24 Sep 2007 16:41 WIB
Jakarta - Maksud hati mau pamer rambut baru, Kartini (23) bukannya mendapat pujian manis tetapi justru dipukuli sang pacar Rusman (28). Dara cantik ini jatuh pingsan dengan memar di mata.Aksi kekerasan ini berawal saat Kartini ingin memberikan kejutan kepada sang kekasih yang dipacarinya sejak 1 tahun 6 bulan ini.Kartini pun mengundang Rusman untuk berbuka puasa bersama di kediamannya di Jalan Tipar Cakung RT 05 RW 07, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara pada Minggu 23 September 2007.Undangan pun dikirim via SMS. "Mas ke sini dong, rambut gue baru nih," pesan Kartini yang memotong rambut sepinggangnya menjadi seleher ini.Rusman langsung menyambut baik ajakan buka bersama dengan pacarnya. Pria pengangguran ini pun bertandang ke rumah Kartini. Kenyang buka puasa, dua insan dimabuk asmara ini pun bercengkrama.Namun Rusman rupanya kurang suka dengan potongan rambut baru Kartini. "Loh kok rambutnya dipotong pendek banget, kan bagus panjang," protes Rusman sewot."Kenapa sih, nggak suka ya. Habis risih kalau buat kerja, panas," sahut Kartini cuek."Bukan gitu, aku kan cowok kamu, tanya dulu dong. Ah dasar lu egois," ketus Rustam dengan nada tinggi.Kedua pasang kekasih ini pun beradu mulut dan situasi kian memanas. Rusman tidak mampu mengendalikan amarahnya. Tangan kekarnya pun melayang ke wajah Kartini. Plak...plok...!Rupanya Kartini tidak hanya ditampar. Rusman semakin membabi buta. Kartini dibogem di bagian matanya.Pertengkaran Kartini dan Rusman akhirnya didengar adik Kartini Sri Wahyuni. "Sudah Mas, kayak gini saja jangan diterusin," pinta Sri.Sang adik yang berniat melerai pun kebagian jatah tamparan. Tubuh Sri ditampar dan didorong."Maaf Mas... iya salah... besok bilang kalau mau motong," kata Kartini.Amarah Rusman bukannya mereda tetapi makin menjadi meski Kartini telah meminta maaf. Tangannya yang kekar menonjok mata Kartini. Perempuan yang berprofesi sebagai buruh pabrik ini pun jatuh pingsan.Kekerasan ini dicium oleh ayah Kartini, Ratman, yang selesai salat tarawih. Melihat gelagat tidak beres, Ratman lagsung meminta pertanggungjawaban Rusman."Saya pinginnya dia disel, masak anak saya ditonjok seenaknya. Nggak usah jadi mantu saya saja," ketus Ratman saat menggelandang Rusman ke Polsek Cilincing.Masih CintaCinta memang buta. Meski dihajar sang pacar, Kartini rupanya tidak mau memutus tali kasihnya dengan Rusman. Perempuan berkulit putih bersih ini membuka pintu maaf."Emang salah saya sih Mas. Kasihan kalau diputusin," ujar Kartini lirih dengan mata biru lebam.Kanit Reskrim Polsek Cilincing Iptu Sutikno mengaku tetap menindaklanjuti kasus penganiayaan ini. Rusman harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. "Dia dikenai pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun," ujar Sutikno.
(aan/sss)











































