Fauzi Bowo Ingin Tetap Ramping
Senin, 24 Sep 2007 16:33 WIB
Jakarta - Ramping bukan hanya idaman para wanita. Gubernur terpilih DKI Jakarta Fauzi Bowo juga senang yang ramping. Meski akan ada penambahan 'bobot', Fauzi tidak mau sampai gemuk.Eit... Ramping yang dimaksud bukanlah postur tubuh. Melainkan struktur organisasi Pemprov DKI. Akan ada penambahan 4 deputi selain 5 asisten yang sebelumnya memang sudah ada."Saya akan menyusun kembali struktur organisasi daerah yang ramping, tapi kaya fungsi. Harus efektif dan efisien, tidak gemuk, dan tidak tumpang tindih," kata Fauzi di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (24/9/2007).Selain itu, pembinaan dan orientasi tugas kegiatan kewilayahan bagi walikota, bupati, camat, dan lurah dalam menjalankan pemerintahan DKI selama 5 tahun ke depan akan berpegang pada dasar hukum baru, yakni UU 29/2007 tentang Pemerintahan Daerah Khusus Ibukota Jakarta."Di dalamnya terdapat ketentuan mengenai struktur pemerintahan ibukota. Contohnya pengangkatan 4 deputi dari eselon I B yang akan membantu tugas gubernur. Gubernur dibantu 4 deputi ini suatu yang baru. Eselon I B sama dengan Sekda, kedudukannya tidak jauh. Operasional akan banyak tergantung pada asisten ini," tutur Fauzi yang masih menjabat Wagub DKI ini.Menurutnya, posisi asisten tetap diperlukan untuk memaksimalkan fungsi operasional, dengan misi utama kepada pelayanan dan pemberdyaan masyarakat."Tantangan ke depan itu beda, ada 2 bidang yang akan dirumuskan dalam 1 atau 2 bulan mendatang," ujar pria yang akrab disapa Foke ini.Foke juga akan melakukan training di seluruh jajaran. Termasuk kelurahan dan kecamatan. Kewenangan walikota akan ditambah. Sebagian perlu ada penambahan staf, misalnya staf cuma 18 orang, tapi yang dilayani ada 40 ribu."Berarti 1 orang itu untuk 2.000, kan perlu di-back up, perlu dukungan tambahan personel. Mending kalau SDM-nya yang berkualitas, tapi kita kan tahu kalau kenyataannya tidak begitu semua," imbuh dia.Foke menjelaskan, tahun depan juga akan dibuat pemutakhiran data kependudukan sehingga akhir 2008 Jakarta sudah punya data pendaftaran pemilih untuk pemilih presiden tahun 2009."2008 kita kerjakan apa yang bisa dikerjakan, karena 2009 akan lebih panas lagi. Setelah 2009 lihat konsolidasi pemerintah. Tahun 2012 saya yakin akan berbeda pula," pungkas dia.Pemerintah DKI selama ini mempunyai 5 asisten, yakni yang membawahi bidang tata praja dan apatur, kesejehteraan rakyat, keuangan, perekonomian dan pembangunan.
(mly/sss)











































