Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Deden Apriandhi, menargetkan madrasah aliyah (MA) swasta di Banten bisa gratis. Menurutnya, program tersebut bisa diterapkan pada 2027.
"Saya agak ragu tahun ini, karena (anggaran) 2026 sudah berjalan. Paling cepat 2027," ucap Deden di Kota Serang, Senin (2/2/2026).
Menurut Deden, saat ini sekolah gratis sudah bisa diterapkan di SMA, SMK, dan SKh swasta. Dia mengatakan saat ini pihaknya masih mencari cara agar MA yang berada di bawah Kemenag juga bisa masuk program sekolah gratis di Banten.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan sampai kewenangan Kemenag terambil alih oleh provinsi. Siswanya memang betul orang Banten, tapi kita sedang mencari formula agar tidak tumpang tindih kewenangan Kemenag dengan Pemprov," katanya.
Deden meminta Kemenag dan MA swasta berkomunikasi dengan Pemprov Banten. Dia mengatakan Pemprov tidak akan mengesampingkan MA swasta dari program sekolah gratis.
"Saran saya, kalau dari pihak madrasah ingin, komunikasikan juga ke kami. Jadi harus ada komunikasi yang intens antara Kemenag dengan Pemprov," katanya.
Dia menyebut Pemprov Banten tidak mengalami masalah anggaran jika MA swasta bisa bergabung dalam program sekolah gratis. Dia mengatakan program tersebut merupakan prioritas Gubernur Banten Andra Soni.
"Program ini (sekolah gratis) adalah program prioritas Pak Gubernur. Anggaran tidak ada pun kita carikan, tapi kita lihat payung hukumnya," katanya.
Simak juga Video 'Pemprov DKI Jakarta Akan Gratiskan 100 Sekolah Swasta di 2026':
(aik/haf)










































