Mendagri: Seleksi KPU Maksimal, Isu Suap Tidak Benar

Mendagri: Seleksi KPU Maksimal, Isu Suap Tidak Benar

- detikNews
Senin, 24 Sep 2007 15:20 WIB
Jakarta - Prosedur seleksi calon anggota KPU sudah benar. Jika kemudian dari hasil kerja panitia seleksi (pansel) ditemukan kekurangan, Mardiyanto meminta permakluman sebagai kerja manusia."Kita sebagai manusia kalau terjadi kekurangan ya kita sempurnakan bersama. Hal ini karena kami merasa panitia seleksi sudah bekerja maksimal," ujar Mendagri Mardiyanto.Mardiyanto menanggapi belasan pertanyaan dari Komisi II tentang mekanisme dan prosedur seleksi anggota KPU dalam rapat kerja di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/9/2007).Mardiyanto juga menepis isu politik uang dalam selesi. Dia mengaku sudah melakukan kroscek di internal maupun eksternal, namun tidak ditemukan isu suap tersebut.Namun demikian, Mardiyanto mempersilakan Komisi II yang ingin mendalami kasus tersebut dalam fit and proper test yang akan digelar 1 Oktober."Pada tanggal 5 September tim sudah memutuskan 21 nama. Sementara isu suap itu muncul pada tanggal 11 September. Jadi isu itu tidak benar," beber Matrdiyanto.Mardiyanto menambahkan, menurut penilaiannya, dari 21 calon, 16 calon berkepribadian cukup baik sementara 11 calon dinilai berpengalaman yakni pernah menjadi anggota KPUD."Tapi kami menyerahkan sepenuhnya hasil seleksi kepada Komisi II karena setelah diserahkan kepada pemerintah, kewenangan 7 anggota KPU ada di DPR," tandas mantan Gubernur Jawa Tengah itu. (nik/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads