Penodong Belum Ditemukan, Mahasiswa Unhas Sweeping Angkot
Senin, 24 Sep 2007 15:04 WIB
Makassar - Gerah dengan kinerja polisi yang dinilai lamban, mahasisa Unhas kembali melakukan sweeping pete-pete (angkot). Namun aksi kali ini berbeda dari sebelumnya. Kali ini mereka mencabuti stiker besar yang tertempel di kaca depan yang bertuliskan trayek pete-pete bersangkutan.Aksi ini dilakukan sekitar 200 mahasiswa Jurusan Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Unhas di Terminal Kampus Unhas, Senin (24/9/2007). Aksi ini adalah aksi kedua mereka, sebagai tindakan balasan atas tindakan salah seorang sopir yang melakukan penodongan terhadap Rahma, seorang mahasiswa. Duit dan HP Rahma dilucuti, bahkan nyaris diperkosa.Para mahasiswa mencabuti stiker besar yang tertempel di kaca depan pete-pete, utamanya jurusan 07 Unhas - Ikip.Tindakan mahasiswa ini sempat membuat marah para sopir. "Satu yang berbuat, kok kita semua yang kena. Cara ini (pencabutan stiker) tidak akan menyelesaikan masalah," ujar Nawir, salah seorang sopir. Para mahasiswa juga melakukan orasi bergantian. Aksi para mahasiswa ini didukung oleh sejumlah dosennya. Polisi dan satpam kampus turut berjaga-jaga.Sekadar diketahui, beberapa hari yang lalu para mahasiswa juga sempat melakukan sweeping. Mereka memeriksa satu persatu pete-pete jurusan 07. Mereka mencari pelaku penodongan terhadap Rahma.
(gun/nrl)











































