Warga Pluit Latah Tolak Busway
Senin, 24 Sep 2007 12:29 WIB
Jakarta - Warga Pluit menyusul warga Pondok Indah menolak rencana pembangunan busway di wilayahnya. Wakil Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menilai warga Pluit hanya ikut-ikutan."Seakan-akan latah," cetus Fauzi di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (24/9/2007).Dia mengatakan, pembangunan busway untuk Pluit tidak akan mengganggu, karena dari 3 lajur, hanya akan diambil satu lajur. Dia menyebutkan pembangunan busway di Kuningan juga tidak menjadi masalah, selain juga dibutuhkan warga."Sebagian besar warga juga kan butuh, tidak semua punya mobil pribadi. Kalau mau ke Mega Mall Pluit naik apa?" Fauzi balik bertanya.Pria yang akrab dipanggil Foke ini juga mengatakan warga Pluit punya mobil lebih dari satu. Namun menurutnya, mereka harus memperhatikan kepentingan orang lain dan warga sekitar yang butuh busway."Di Pluit saya tahu mobilnya nggak satu, tapi mobilnya 'berkah'," cetusnya.Menurutnya, rancangan pembangunan busway tidak akan merusak jalan yang ada. Terkait penolakan warga Pondok Indah soal desain busway, Fauzi berpendapat, busway justru akan membuat jalan lebih indah."Desainnya akan lebih cantik dibandingkan sekarang. Mungkin mereka belum melihat. Boleh merasa ekslusif, tapi harus pada tempatnya," pungkas Fauzi.
(fay/sss)











































