Balai POM Yogya Sita Makanan dan Kosmetik Ilegal

Balai POM Yogya Sita Makanan dan Kosmetik Ilegal

- detikNews
Senin, 24 Sep 2007 12:02 WIB
Jakarta - Menjelang lebaran, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Daerah Istimewa Yogyakarta menyita puluhan makanan kemasan dan kosmetik ilegal asal Cina. Makanan kalengan itu sebagian besar tidak mencantumkan sertifikasi halal, mengandung zat kimia obat serta label yang menyesatkan konsumen.Operasi yang dilakukan hari ini, Senin (24/9/2007) pada pukul 10.00 WIB itu dilakukan di Swalayan Citroli Jl Seturan, Depok Sleman. Di swalayan tersebut, petugas menemukan produk makanan daging impor kalengan ilegal dan tidak mencantumkan kode halal. Makanan kalengan impor itu berupa kornet daging sapi dan babi. Selain itu, petugas juga mengamankan kemasan susu Anlene dengan label/kemasan lama. Petugas juga mengamankan sachet jamu buah Naga yang mengandung bahan zat kimia obat serta beberapa produk kosmetik pemutih asal Cina dengan merek New Guangzhou China, Qian Li, QL7 dan sabun mandi susu Enzyme.Setelah memeriksa dan mendata ulang berbagai produk makanan dan kosmetik ilegal, petugas langsung mengamankan setelah mendapat izin manajer swalayan.Petugas BPOM, Zulaimah kepada wartawan di sela-sela operasi mengatakan makanan kaleng impor itu ilegal dan tidak ada label halal. Sedang produk susu Anlene yang diamankan petugas adalah kemasan lama yang seharusnya pada bulan Agustus lalu sudah ditarik peredarannya oleh perusahaan. Namun kenyataannya masih banyak dijumpai dan dijual di toko/swalayan."Kemasan lama kita amankan karena dalam label dicantumkan berbagai khasiat yang mengarah indikasi obat, tapi kemasan baru tidak ditarik," kata dia.Dia mencontohkan dalam kemasan 400 gram lama dicantumkan bahwa produk itu mengandung nutrisi untuk penyerapan tulang lengkap sehingga dapat menyesatkan konsumen. Demikian pula kemasan jamu Buah Naga setelah diteliti ternyata mengandung indikasi zat kimia obat. "Hal-hal seperti itu sudah berlebihan dan membahayakan konsumen," kata dia. (bgs/asy)


Berita Terkait