Bang Yos Minta '1 Hari Tanpa Kendaraan Per Bulan'
Sabtu, 22 Sep 2007 17:32 WIB
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso berharap acara 'Car Free Day' tidak hanya dilakukan bersifat seremonial. Pria yang sering disapa Bang Yos itu minta hari tanpa kendaraan ditingkatkan. Program 1 hari tanpa kendaraan per bulan terus disosialisasikan kepada masyarakat. Pesan Bang Yos ini disampaikan saat mencanangkan penerapan hukum kewajiban uji emisi bagi kendaraan di Jakarta dalam rangkaian 'Car Free Day' yang digelar di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9/2007). Terkait acara ini, sejak pukul 06.00 WIB, kendaraan dilarang melintas di Jl. Sudirman dan Jl. Thamrin. Pelarangan ini akan berlaku hingga pukul 19.00 WIB. "Saya meminta kepada Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Pak Budi Rama agar terus mensosialisasikan 1 hari bebas kendaraan tiap bulan. Jangan sampai kegiatan ini hanya bersifat seremonial, yang justru bisa menghambat dan melumpuhkan kegiatan ekonomi warga," kata dia.Saat memberikan sambutan, Bang Yos juga menyatakan saat ini di DKI ada 5 juta kendaraan, dengan pertumbuhan rata-rata 11 persen tiap tahunnya. Dia juga menyampaikan bahwa hari bebas polusi di DKI pada 2007 naik menjadi 54 hari dalam setahun. Pada tahun 2005, hari bebas polusi hanya 20 hari dalam setahun. Dalam acara pecanangan uji emisi ini, Bang Yos melepas sekitar 100 anggota komunitas 'Bike To Work' untuk melakukan konvoi sepeda di jalan ini. Sutiyoso juga dihadiahi sebuah sepeda. Dilihat dari tongkrongannya, sepeda untuk Sutiyoso ini berharga cukup mahal. "Saya akan lebih sering menggunakan sepeda, karena sebentar lagi pensiun," janji dia.Bang Yos juga menerima penghargaan dari Musium Rekor Indonesia (MURI) atas pelaksanaan uji emisi gratis yang digelar di lapangan Monas. Pemprov DKI menargetkan akan ada 1.000 orang yang akan memeriksakan uji emisi gratis. Namun, ternyata sampai waktu berakhir, hanya ada 354 orang yang mengikutinya. Meski begitu, angka ini sudah memecahkan rekor baru, karena rekor lama MURI adalah 350 orang. Bang Yos Pamitan Pada kesempatan itu, Bang Yos juga berpamitan kepada warga Jakarta. Sebab pada 7 Oktober 2007 nanti, dia sudah tidak lagi memimpin Jakarta. "Saya sepuluh tahun jadi gubernur. Saya minta maaf bila ada kesalahan. Selama saya memimpin Jakarta, saya sudah 5.000 didemo. Saya juga mengalami pergantian lima presiden," kata Bang Yos. Dia juga mengklaim sebagai gubernur yang menerima paling banyak rekor MURI. "Saya juga adalah gubernur yang paling banyak menerima penghargaan dari MURI," ujar dia tanpa menyebut berapa banyak penghargaan MURI yang dia terima.
(asy/asy)











































