Kerusuhan di Pasar Induk Kramatjati Ditangani Polsek
Sabtu, 22 Sep 2007 14:52 WIB
Jakarta - Kasus kerusuhan di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur antara para pedagang dengan petugas keamanan pasar masih diusut oleh Polsek Kranatjati. Pengelola Pasar Induk Kramatjati menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke polisi. "Saat ini kita sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Kramatjati untuk menindaklanjuti hal ini. Jadi, biarlah kepolisian yang memprosesnya," kata Kepala Humas Pengelola PD Pasar Jaya Induk Kramatjati Nurman Adi ketika dihubungi detikcom, Sabtu (22/9/2007). Kerusuhan kecil terjadi pada Jumat (21/9/2007) malam. Sejumlah pedagang sayur mayur mengamuk gara-gara ada satpam pasar yang terlihat arogan saat melakukan penertiban. Penertiban dilakukan Jumat petang, karena ada kabar Presiden SBY akan mengunjungi pasar tersebut pada Sabtu (22/9/2007). Dalam penertiban itu, salah seorang Satpam memukul seorang pedagang. Tidak terima dengan perlakuan Satpam, para pedagang pun marah. Mereka pun menyerbu kantor pengelola. Maket pasar yang terbuat dari kaca di lantai dua dihancurkan. Sebuah mobil Toyota Kijang dihancurkan dan dibakar.Hingga Sabtu, sisa-sisa kerusuhan masih terlihat. Bangkai mobil sudah dievakuasi dan kabarnya dibawa ke Polsek Kramatjati. Namun, para pedagang memilih tutup mulut mengenai kasus ini. Begitu juga dengan polisi. Saat detikcom mengunjungi Polsek Kramatjati untuk meminta keterangan lebih lanjut, tak ada polisi yang mau memberi keterangan. "Saya tidak tahu, coba Anda lihat saja tidak ada barang bukti mobil terbakar kan di sini," ujar seorang polisi.
(dnl/asy)











































