Tampil di TV, Fidel Castro Tampak Lebih Kurus

Tampil di TV, Fidel Castro Tampak Lebih Kurus

- detikNews
Sabtu, 22 Sep 2007 11:13 WIB
Havana - Setelah sekian lama sakit, pemimpin Kuba Fidel Castro jarang muncul di hadapan publik. Dalam sebuah wawancara di televisi pemerintah Kuba, pemimpin komunis itu terlihat lebih kurus.Castro muncul dalam acara wawancara televisi pada Jumat 21 September kemarin. Sebelumnya, dia terakhir kali muncul di televisi pada 5 Juni lalu. Image Castro dalam pemunculannya kali ini sungguh tampak berbeda dengan 3 bulan lalu.Pria kelahiran 13 Agustus 1926 ini terlihat lemah, dan suaranya pun pelan ketika menjawab pertanyaan dari si pewawancara. Castro juga terlihat lebih tua dengan rambut dan jenggotnya yang semakin memutih.Dalam wawancara tersebut, dia duduk di kursi berlengan di sebuah ruangan di rumah sakit. Castro tampil dengan balutan pakaian berwarna merah, putih, dan biru.Kini, pria tua itu tengah menjalani proses pemulihan setelah operasi lambung pada Juli 27 Juli 2006. Posisi Presiden Kuba lantas dialihkan sementara ke tangan adiknya, Raul Castro.Absennya Castro dari muka publik memunculkan spekulasi yang meluas. Selama beberapa minggu, bahkan muncul rumor kematiannya.Teman yang kerap mengunjunginya, Hugo Chaves mengatakan, pemimpin Kuba itu telah kehilangan banyak darah selama sakit. Namun dia yakin, Castro bakal hidup lebih dari 100 tahun."Apa yang bisa jadi masalah buat dia? Satu operasi, dua operasi, tiga operasi. Pada usia 81 tahun, Anda dapat membayangkan dia hampir mati. Dia mengganti hampir semua darahnya. Namun dia tetap hidup karena dia seorang Fidel," kata Chavez.Apalagi dalam sejarah kehidupan Castro, dia juga beberapa kali lolos dari sejumlah usaha pembunuhan.Castro adalah sosok yang cukup produktif menulis berbagai topik, kecuali kesehatan. Selama menghilang dari publik karena alasan kesehatan, dia pun rajin menulis. Beberapa tulisannya dipublikasikan oleh media pemerintah.Salah satu tulisan Castro adalah tentang Perang Dingin. Tulisan itu lantas menjadi salah satu topik yang dibahas dalam wawancara televisi pada Jumat 21 September tersebut."Saya dengar beberapa opini. Orang menulis ketika mereka benar-benar terkesan dengan suatu peristiwa yang terjadi dan mereka punya ide tentang hal itu. Saya beri tahu, mereka adalah orang-orang yang mendapat informasi baik," ujar Castro yang dianggap duri penganggu oleh AS sejak memimpin revolusi Kuba pada 1959. (nvt/asy)


Berita Terkait