Tak Rela Anak Ditabrak, Tunggul Ditonjok Hingga Tewas

Tak Rela Anak Ditabrak, Tunggul Ditonjok Hingga Tewas

- detikNews
Jumat, 21 Sep 2007 20:24 WIB
Jakarta - Anak diatas segala-galanya. Namun, bila cara melindunginya sampai tidak mengenal etika dan main hakim sendiri, nyawa orang menjadi taruhannya. Itu yang dirasakan pada Ramija (27) saat melihat anaknya ditabrak sepeda motor yang dikendarai Tunggul Putra (21).Pada Kamis 20 September 2007 malam, Diken Ardiansyah (4), sedang bermain didepan rumahnya, Jl Tanah Merah KOja, Jakarta Utara. Saat itu, dari arah utara melintas sepeda motor bebek yang dikendarai Tunggul. Diken tertabrak dan terjerembab dengan posisi terlentang."Saya langsung ke luar rumah mendengar anak saya menjerit. Saya lihat anak saya sudah telentang," kata Ramija di Mapolsektro Koja, Jl Bhayangkara, Jakarta Utara, Jumat (21/9/2007).Akan tetapi, Tunggul Putra bukannya menghentikan kendaraannya. Ia malah siap-siap tancap gas dengan menstater kendaraannya. Saat itulah, Ramija naik pitam. Dia menghampiri si pengendara motor dan langsung mendaratkan pukulan di kepala Tunggul."Saya pukul rahangnya. Terus jidat dan pipi. Dia roboh," ucapnya ringan saja.Karena kasihan, tetangga Ramija yang ikut menyaksikan pemukulan ini melarikan Tunggul ke RSUD Koja. Namun nyawa Tunggul tak dapat tertolong. Jumat dinihari, Tunggul dinyatakan meninggal.Kini Ramija harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dikenai pasal penganiayaan berat yang menyebabkan kematian seseorang."Pasal 351 KUHP. Ancaman hukuman hingga tujuh tahun penjara," ucap Kanit Reskrim Polsektro Koja Iptu Ngatidjan. (Ari/mly)


Berita Terkait