Gauli 2 Bocah Denpasar, Paedofilia Asal Italia Kabur
Jumat, 21 Sep 2007 12:42 WIB
Jakarta - Kasus paedofilia tak pernah berakhir di Bali. Dua bocah, yaitu KS (13) dan GY (15) menjadi korban dari seorang warga Italia MD (61). Polisi berhasil membekuk germo, SN (18) tetapi pelaku utamanya kabur dari kejaran polisi. Kasus paedofilia ini berhasil diungkap berkat laporan warga yang mencurigai gerak-gerik MD yang akrab dengan anak-anak. Bahkan, tingkah lakunya terhadap anak-anak pun terasa berbeda.Dari laporan warga, Polsek Denpasar Selatan menulusuri informasi tersebut. Polisi menemukan titik terang. Polisi mengendus perilaku SN yang akhirnya diketahui sebagai germo. SN selama ini menjual anak-anak kepada MD.Polisi pun mengincar SN di rumahnya. Usaha itu gagal. SN berhasil lolos dari kejaran polisi. Namun, polisi tak kalah cerdik. Menyamar sebagai sopir taxi, polisi berhasil membekuk SN di hotel Queen II, jalan Teuku Umar Denpasar, Kamis (20/09/2007)."SN mengaku menjual anak-anak kepada warga asing MD," kata Kapolsek Denpasar Selatan AKP Putu Gunawan di Polsek Denpasar Selatan jalan By Pass Sanur, Jumat (21/09/2007).Selama ini, SN berperan sebagai germo. Ia menjual anak-anak kepada MD dengan harga Rp 900 ribu. Setiap menyerahkan anak-anak, SN mendapatkan uang Rp 800 ribu sementara dua bocah tersebut hanya mendapatkan Rp 100 ribu. Korban selama ini dieksploitasi oleh MD di rumahnya di jalan Batursari, Denpasar.Berhasil membekuk SN, polisi segera memburu MD. "Kita masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Kasus ini akan segera dilimpahkan ke Poltabes Denpasar karena melibatkan warga asing dan anak-anak," demikian Gunawan.
(gds/djo)











































